Begini Dampak Produk Pertanian Impor Mengandung Bakteri Jahat Menulari Produk Pertanian RI

Pemusnahan Produk Impor Balai Karantina Pertanian di Bandara Soekarno-Hatta - Begini Dampak Produk Pertanian Impor Mengandung Bakteri Jahat Menulari Produk Pertanian RI
Pemusnahan Produk Impor Balai Karantina Pertanian di Bandara Soekarno-Hatta

Reporter: Tama | Editor: Tama

TitikKata.com - Kepala Pusat Kepatuhan Kerjasama dan Informasi Perkarantinaan Kementerian Pertanian (Kementan RI), Junaedi menegaskan bahaya kontaminasi bakteri Pseudomonas syringae pv. syringae, yang masuk dalam kelompok organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK) golongan A1, yang didapati petugas Balai Besar Karantina Pertanian Bandara Soekarno-Hatta, akan berdampak panjang pada kelangsungan produk hasil pertanian dalam negeri. 

"Jika tanaman yang sudah terjangkit bakteri tersebut masuk ke Indonesia, maka dampak kerugiannya akan mempengaruhi dalam jangka panjang," terang Junaedi, Kepal Pusat Kepatuhan, Kerjasama dan Informasi Perkarantinaan Kementan RI, di Bandara Kantor Balai Besar Pertanian,  Bandara Soekarno-Hatta,  Selasa (6/12/2022).

Dia mencontohkan, jika bakteri itu memapar komoditas pertanian seperti adanya penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak sapi. 

"Kita ambil contoh PMK (penyakit mulut dan kuku), saat itu menyebar dan menginfeksi di Indonesia, kerugiannya sangat luas. Mulai dari APBN yang dikeluarkan untuk penanganan, lalu kerugian dari peternak, masyarakat juga yang harusnya bisa berqurban jadi khawatir, jadi ini dampaknya bisa luas," katanya.

Dengan sinergi yang terjalin antar stake holder terkait, khususnya di Bandara Soekarno-Hatta dalam melakukan penindakan terhadap masuknya komoditas impor yang berpotensi terpapar bakteri berbahaya. Maka upaya pencegahan tersebarnya bakteri jahat ke produk pertanian dalam negeri dapat berjalan maksimal. 

"Jadi jika didapatkan adanya hal tersebut, maka kita juga bertugas melakukan penindakan agar tidak ada lagi kejadian serupa terulang," pungkas dia.


Baca Berita Menarik Lainnya Di Sini

Bagikan: