DPRD Kota Cilegon Usul Raperda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan

Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon, Nurrotul Uyun. Foto: Azzam - DPRD Kota Cilegon Usul Raperda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan
Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon, Nurrotul Uyun. Foto: Azzam

Reporter: Azzam | Editor: Tama

TitikKata.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon mengusulkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan.

Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon, Nurrotul Uyun, mengatakan usulan tersebut satu dari dua Raperda usulan legislatif.

"Penyelenggaraan kesejahteraan lanjut usia, anak terlantar dan yatim piatu. Terus yang kedua adalah Raperda tentang perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan. Dua Raperda ini usulan dari DPRD," katanya di Ruang Paripurna DPRD Kota Cilegon. Senin, (5/2/2024).

Disinggung lokasi yang bakal ditargetkan untuk Raperda perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan, Uyun mengaku Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon telah memiliki lahan di Bulakan, Kecamatan Cibeber.

"Pemkot Cilegon sudah punya kawasan pertanian terpadu sehingga kemudian Raperda ini merupakan bagian dari untuk melengkapi agar kawasan pertanian terpadu itu secara optimal dan maksimal bisa kita jadikan sebagai bagian program pembangunan yang ada di Kota Cilegon," ujarnya.

Meski dikepung dengan industri, diungkapkan Uyun, Raperda perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan bakal menerapkan konsep metodologi terbaru.

"Tentu saja ada metodologi yang bisa kita kembangkan, teknogi yang bida kita kembangkan, apapun dengan katakanlah dengan kawasan pertanian terbatas tentu saja urban farming merupakan salah satu konsep pertanian yang bisa digagas untuk Pemkot Cilegon dan memberdayakan masyarakat," paparnya.

Kendati demikian, Uyun optimis Kota Cilegon bisa mengolah lahan pertanian yang terbatas sehingga kebutusan masyarakat terpenuhi.

"Bagaimanapun juga kan sebenarnya lahan pertanian harus ada di setiap daerah yah. Dengan keterbatasan yang ada kita mencoba memaksimalkan agar minimal kebutuhan dasar ataupun kebutuhan pertanian dasar dari Kota Cilegon bisa terpenuhi. Kalau untuk produksi beras kecil sekali, kita bukan daerah pertanian, kita kawasan industri. Sehingga dengan bagaimana keterbatasan tersebut kita bisa maksimal potensi pertanian," pungkasnya.


Baca Berita Menarik Lainnya Di Sini

Bagikan: