Loading...

35 Warga Tangsel Luka-Luka, 1 Meninggal Dunia Akibat Insiden Kecelakaan Bus di Guci

35 Warga Tangsel Luka-Luka, 1 Meninggal Dunia Akibat Insiden Kecelakaan Bus di Guci
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie di RS Dr Soeselo Jawa Tengah
Reporter: Hans | Editor: Tama

TitikKata:com-Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mendatangi langsung RS Dr Soeselo tempat puluhan korban kecelakaan bus yang tercebur ke Sungai kawasan objek wisata Guci, Tegal, dan melukai rombongan peziarah asal Kampung Kayu Gede, Kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan. 

Dari informasi yang berhasil diperoleh wali kota dari sejumlah sumber di Tegal, menerangkan kalau rombongan Majlis Taklim itu pergi ke Cirebon untuk beeziarah dengan menggunakan dua bus yang membawa ratusan jemaah Majlis Taklim. 

“Rombongan ada dua bus dengan jumlah peserta ada 107 orang. Satu bus 54 dan 53 orang, seluruhnya warga Kampung Kayu Gede, Kecamatan Serpong Utara,” ungka Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, dihubungi Minggu (7/5/2023).

Diuraikan wali kota dalam insiden kecelakaan itu, bus yang berisi 54 orang penumpang adalah yang mengalami kecelakaan. Sebelum terjadi kecelakaan bus tengah berhenti untuk beristirahat dan para jemaah majlis taklim sebelumnya telah diumumkan ketua rombongan untuk kembali masuk ke dalam bus. 

“Yang mengalami kecelakaan bus pertama 54 orang. Kejadiannya dalam penyelidikan Polres Tegal. Tetapi dari 54 itu tidak semua di dalam bus, karena sedang istirahat. Lainnya ada yang ke pipis segala rupa yang luka luka lainnya ada 35 orang diluar yang meninggal,” terang Benyamin.

Menurut Benyamin, dari 35 orang 30 diantaranya mengalami luka-luka ringan hingga sedang. Dan diharapkan dapat segera dipulangkan ke Tangerang Selatan.

“Rata- rata lukanya adalah lecet, sobek dan benturan benda tumpul karena bus terguling," jelas dia.

Selain luka ringan, Benyamin juga mendapati adanya korban yang patah tangan, patah kaki dan cidera berat dibagian cidera kepala diduga karena terbentur saat bus terguling.

"Benturan ini membutuhkan city scan dan penanganan lebih lanjut di RS dokter Soeselo dibawah pimpinan dr Guntur kepala rumah sakit,” jelas dia. 

Rencanaya kata Wali Kota Tangsel, malam ini 30 orang apabila dinyatakan sudah bisa pulang itu akan di bawa pulang ke Tangsel, dengan menggunakan 22 ambulans dari Tangsel. 

“Kalau yang perlu perawatan lanjutan akan ditangani RSU Pamulang dan Serpong Utara. Maka saya sampai malam ini bersama Ibu Bupati Tegal, memastikan dulu warga kita yang bisa pulang dan yang masih butuh perawatan saya pastikan dirawat dengan baik,” tandas Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie. 

Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait