Loading...

40 Ribu PBI BPJS di Banten Masih Dinonaktifkan, Ganggu Layanan Kesehatan?

40 Ribu PBI BPJS di Banten Masih Dinonaktifkan, Ganggu Layanan Kesehatan?
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Lukman. Foto: Istimewa
Reporter: Jejen | Editor: Lani

Titikkata.com  Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Lukman memastikan, 40 ribu peserta penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan masih dinonaktifkan atau belum direaktivasi kembali.

Hal itu dikatakan Lukman kepada awak media di KP3B, Curug, Kota Serang, pada Jumat (22/5/2026).

“Yang belum teraktifkan 40 ribu sedang di ground check oleh tim PKH yang insyaallah, mudah-mudahan di dua bulan ini selesai,” ucap Lukman.

Menurutnya, penonaktifan BPJS PBI terjadi akibat pemuktahiran data kesejahteraan sosial dari Kemensos.

Dia tidak menampik, kebijakan tersebut dapat menganggu akses layanan kesehatan lantaran peserta yang mengetahui statusnya nonaktif ketika sedang berobat atau membutuhkan obat rutin dari fasilitas kesehatan.

“Semua harus sesuai ketentuan harus kembali pulih, biar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” katanya.

Lukman menargetkan, pendataan untuk mengaktifkan puluhan ribu peserta BPJS bisa diselesaikan dalam kurun waktu dua bulan kedepan.

“Di Kemensos kan dikasih waktu. Kemarin sudah perpanjang satu bulan ini, karena se-Indonesia kan, bukan hanya satu. Kalau, bulan ini enggak beres, mudah-mudahan diperpanjang, diperpanjang lagi,” terang dia.

Disinggung soal anggaran, Lukman mengungkap, jika anggaran PBI BPJS tersebut ditanggung penuh oleh pemerintah pusat dan daerah.

Meski begitu, Dia tak merinci secara detail komposisi pembagian alokasi anggaran dari APBD.

“Ada yang dari pusat, ada yang dari daerah,“tandasnya.

Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait