Loading...

Akademi Burung Dara Hadir di Tangsel, Puluhan UMKM Antusias Belajar Olah Mi Jadi Cuan!

Akademi Burung Dara Hadir di Tangsel, Puluhan UMKM Antusias Belajar Olah Mi Jadi Cuan!
Peserta Akademi Burung Dara di Kota Tangsel. Foto: Lani
Reporter: Aksan Ibrahim | Editor: Lani

Titikkata.com - Akademi Burung Dara, pusat edukasi dan pengembangan kuliner berbasis mi yang digagas PT Surya Pratista Hutama (Suprama) dari Sidoarjo, Jawa Timur, terus memperluas jangkauan pembinaan bagi pelaku usaha.

Setelah sukses di sejumlah daerah, program ini hadir di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan langsung mendapat sambutan hangat dari kalangan UMKM hingga komunitas kuliner.

Sebanyak 55 peserta mengikuti pelatihan yang digelar di Kandank Jurang Doank, Ciputat, Tangsel.

Mereka tidak hanya belajar teknik memasak, tetapi juga dibekali wawasan wirausaha untuk mengembangkan usaha berbasis produk mi.

Dipandu Chef Profesional, Peserta Belajar Olahan Mi Bernilai Jual

Kegiatan ini dipandu langsung oleh Chef profesional sekaligus Owner Danish Culinary School, Taufik Hidayat Syah.

Ia memberikan pelatihan intensif tentang cara mengolah produk mi menjadi menu yang lezat, kreatif, dan berpotensi menghasilkan keuntungan.

Ada tiga menu utama yang dipraktikkan para peserta menggunakan produk Mi Burung Dara, yakni:

  • Laksa jagung dari bihun jagung Burung Dara
  • Mi nyemek rica bebek
  • Nugget singkong sebagai kreasi pangan lokal

“Menunya yang kita bikin dari bihun jagung Burung Dara kita olah menjadi laksa jagung, lalu ada mi nyemek rica bebek, dan nugget singkong sebagai pangan lokal,” ujar Chef Taufik, Kamis (12/2/2026).

Tak hanya fokus pada mi, Chef Taufik juga mengenalkan produk bumbu penyedap instan Burung Dara yang bisa dikreasikan menjadi berbagai menu menarik.

“Burung Dara bukan cuma mi saja, tapi juga punya bumbu penyedap instan yang berbeda. Ada bawang putih goreng yang sudah dihaluskan, itu kita olah jadi nugget. Ini bisa jadi opsi menu buka puasa atau peluang usaha UMKM,” jelasnya.

Dorong UMKM Pilih Produk Sehat dan Menguntungkan

Melalui Akademi Burung Dara, Suprama ingin mendorong pelaku UMKM agar lebih selektif memilih bahan baku yang tidak hanya menguntungkan secara bisnis, tetapi juga higienis dan sehat.

Chef Taufik menegaskan, program ini bertujuan untuk merangsang pelaku usaha agar memanfaatkan produk berkualitas yang mendukung keberlanjutan usaha.

“Tujuannya tentu untuk merangsang pelaku usaha menggunakan produk Burung Dara. Selain menguntungkan, dari sisi kesehatan juga lebih higienis,” ungkapnya.

Roadshow Gratis ke Jabodetabek Selama Setahun

Menariknya, Akademi Burung Dara digelar tanpa dipungut biaya alias gratis. Setelah Tangsel, program ini akan melanjutkan roadshow ke Jakarta dan sejumlah wilayah Jabodetabek selama satu tahun ke depan.

Program ini menjadi peluang emas bagi pelaku UMKM dan komunitas kuliner yang ingin meningkatkan keterampilan, memperluas jaringan, sekaligus memperkuat strategi bisnis mereka di tengah persaingan industri makanan yang semakin ketat.

Bagi pelaku usaha kuliner, kehadiran Akademi Burung Dara bukan sekadar pelatihan memasak, melainkan langkah nyata untuk mengubah kreativitas dapur menjadi sumber cuan berkelanjutan.

Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait