Akses Masuk Kampung Susun Bayam Terpasang Tali Pembatas, Ketua KTKBM: Tidak Lazim
TitikKata.com-Perlakuan tak elok terhadap warga eks Kampung Bayam yang menempati Kampung Susun Bayam (KSB) Papanggo, Jakarta Utara terus berlanjut. Kali ini pihak keamanan Jakarta Internasional Stadion (JIS) memasang garis pembatas area di jalan masuk KSB.
Ditemui TitikKata, Selasa (23/1/2024) di KSB, Ketua Kelompok Tani Kampung Bayam Madani (KTKBM) Muhammad Furqon menjelaskan awal mula pemasangan garis pembatas area tersebut.
"Mereka gak sadar bahwasanya kami lebih dari di atas resah dibanding mereka. Mereka hanya resah karena saya juga yakin mereka ini adalah korban perintah. Dari jam 12 malam selepasnya Ahmad Sahroni DPR RI kesinilah itu mereka tarik police line proyek itu. Awalnya malah warga gak boleh keluar masuk ya kan tapi kita gak terpancing, kita persuasif aja lah kita kasih pemahaman-pemahaman alhamdulillah mereka agak tensinya agak menurun," katanya.
Terkait alasan pemasangan garis pembatas area tersebut, Furqon mengatakan para security JIS hanya mengikuti printah atasan yakni Danru Security atau Komandan Regunya.
"Sampai sekarangkan saya gak ketemu sama Umar (Danru Security), kalau anggotanya sih katanya saya di perintah. Ya saya mau gimana, ini hanya korban perintah. Tapi saya udah jelaskan ke mereka ayolah kita bangun menjaga, masing-masing memiliki hak. Ada hak kami disini yang harus dijaga, hak kalian sebagai bekerja adalah sebagai pengamanan aset. Ya itu lah yang kita jaga, kami tidak pernah mengganggu aset kalian dan kami kapasitasnya menjalankan bagaimana hak kami bisa di dapat dikampung susun bayam ini. Karena jelas ini hak kami," katanya
Menurut Furqon, pemasangan garis pembatas area tersebut sangat tidak lazim mengingat semua orang dilarang masuk di KSB termasuk media.
"Inikan gak lazim juga bukan hanya warga aja, media semua dilarang gak boleh masuk, kalau kita gak sambangin. Mba sendiri ajakan di jemput sama temen. Ini intimidasinya udah luar biasa kebangetan lah," tambahnya.
Sebagai informasi, sebelum bertemu Furqon tim TitikKata sempat dilarang masuk oleh pihak security JIS ke KSB. Namun, hal demikian tak bertahan lama karena warga KSB datang menjemput TitikKata.
Sebelum itu TitikKata sempat menanyakan alasan pelarangan peliputan tersebut, dan security yang enggan memberitahukan namanya itu mengaku hanya mengikuti perintah atasan.
"Kita perintah aja ya mba, kita perintah dari atasan untuk media sementara tidak boleh masuk itu aja sih. Dari atasan kita, ada komandan security. Jadi kalau nanti mbanya mau meliput apa ya silahkan aja datang ke itu, bisa meiput gak. Intinya sih kita enggak memperbolehkan masuk," katanya
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS