Loading...

Belajar Digital dari Sumbernya: Siswa SDIT Al-Ikhlas Dapat Pengalaman Edukatif di Diskominfo Tangsel

Belajar Digital dari Sumbernya: Siswa SDIT Al-Ikhlas Dapat Pengalaman Edukatif di Diskominfo Tangsel
Petugas Diskominfo Tangsel tengah memberikan penjelasan seputar literasi digital kepada siswa SDIT Al-Ikhlas yang tengah melakukan kunjungan edukatif pada Selasa (17/11/2025). (Foto: Dok. Kominfo & Humas Pemkot Tangsel)
Reporter: Rilis/Adv | Editor: ridwanshaleh

Titikkata.com - Upaya mengenalkan literasi digital sejak usia dini kembali digencarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

Selasa (18/11/2025), puluhan siswa kelas 3 dan 4 dari SDIT Al-Ikhlas Serpong mendapat kesempatan belajar langsung tentang dunia digital dan ekosistem informasi publik melalui kunjungan edukatif ke kantor Diskominfo Tangsel.

Kunjungan tersebut menjadi pengalaman berbeda bagi para siswa yang selama ini hanya mengenal teknologi dari ruang kelas. Di bawah pendampingan guru, mereka diajak melihat langsung bagaimana proses pengelolaan informasi publik dilakukan—mulai dari ruang kerja kehumasan, area podcast, hingga fasilitas teknologi yang selama ini menjadi penopang layanan komunikasi pemerintah.

Plt Sekretaris Diskominfo Tangsel, Eva Suryani, menyampaikan apresiasi atas inisiatif sekolah yang menempatkan literasi digital sebagai bagian penting dari pengembangan karakter anak.

“Kami menyambut baik kunjungan ini karena literasi digital harus dimulai sejak dini. Anak-anak perlu dibekali kemampuan membedakan informasi yang benar, menggunakan gawai secara aman, dan memahami etika berinteraksi di internet. Harapannya, melalui kunjungan ini mereka bisa lebih bijak dan cerdas dalam beraktivitas di ruang digital,” ujar Eva.

Selama tur berlangsung, siswa terlihat antusias mengamati proses produksi informasi. Banyak dari mereka aktif bertanya bagaimana sebuah berita disusun, bagaimana konten pemerintah disebarkan kepada masyarakat, hingga bagaimana teknologi digunakan untuk mendukung pelayanan publik di Tangerang Selatan.

Tidak hanya tur kantor, para siswa juga mengikuti sesi literasi digital yang dikemas interaktif dan menyenangkan. Mereka belajar mengenali hoaks, memahami bahaya penggunaan gawai tanpa pengawasan, serta mengetahui cara berkomunikasi secara etis di platform digital. Materi disampaikan dengan pendekatan ramah anak sehingga mudah dipahami dan relevan dengan kehidupan sehari-hari mereka.

Eva menambahkan bahwa literasi digital merupakan fondasi penting bagi generasi muda yang tumbuh di era serba daring. “Anak-anak sejak usia sekolah harus dibiasakan menggunakan teknologi secara benar dan bertanggung jawab. Semoga kunjungan ini memberi pengalaman baru dan bermanfaat bagi mereka,” katanya.

Melalui kegiatan seperti ini, Diskominfo Tangsel secara konsisten mendorong terbentuknya generasi yang kritis, aman, dan berdaya dalam memanfaatkan ruang digital—sejalan dengan komitmen pemerintah daerah menghadirkan ekosistem informasi yang sehat, inklusif, dan edukatif bagi masyarakat. Titikkata.com - Upaya mengenalkan literasi digital sejak usia dini kembali digencarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

Selasa (18/11/2025), puluhan siswa kelas 3 dan 4 dari SDIT Al-Ikhlas Serpong mendapat kesempatan belajar langsung tentang dunia digital dan ekosistem informasi publik melalui kunjungan edukatif ke kantor Diskominfo Tangsel.

Kunjungan tersebut menjadi pengalaman berbeda bagi para siswa yang selama ini hanya mengenal teknologi dari ruang kelas. Di bawah pendampingan guru, mereka diajak melihat langsung bagaimana proses pengelolaan informasi publik dilakukan—mulai dari ruang kerja kehumasan, area podcast, hingga fasilitas teknologi yang selama ini menjadi penopang layanan komunikasi pemerintah.

Plt Sekretaris Diskominfo Tangsel, Eva Suryani, menyampaikan apresiasi atas inisiatif sekolah yang menempatkan literasi digital sebagai bagian penting dari pengembangan karakter anak.

“Kami menyambut baik kunjungan ini karena literasi digital harus dimulai sejak dini. Anak-anak perlu dibekali kemampuan membedakan informasi yang benar, menggunakan gawai secara aman, dan memahami etika berinteraksi di internet. Harapannya, melalui kunjungan ini mereka bisa lebih bijak dan cerdas dalam beraktivitas di ruang digital,” ujar Eva.

Selama tur berlangsung, siswa terlihat antusias mengamati proses produksi informasi. Banyak dari mereka aktif bertanya bagaimana sebuah berita disusun, bagaimana konten pemerintah disebarkan kepada masyarakat, hingga bagaimana teknologi digunakan untuk mendukung pelayanan publik di Tangerang Selatan.

Tidak hanya tur kantor, para siswa juga mengikuti sesi literasi digital yang dikemas interaktif dan menyenangkan. Mereka belajar mengenali hoaks, memahami bahaya penggunaan gawai tanpa pengawasan, serta mengetahui cara berkomunikasi secara etis di platform digital. Materi disampaikan dengan pendekatan ramah anak sehingga mudah dipahami dan relevan dengan kehidupan sehari-hari mereka.

Eva menambahkan bahwa literasi digital merupakan fondasi penting bagi generasi muda yang tumbuh di era serba daring. “Anak-anak sejak usia sekolah harus dibiasakan menggunakan teknologi secara benar dan bertanggung jawab. Semoga kunjungan ini memberi pengalaman baru dan bermanfaat bagi mereka,” katanya.

Melalui kegiatan seperti ini, Diskominfo Tangsel secara konsisten mendorong terbentuknya generasi yang kritis, aman, dan berdaya dalam memanfaatkan ruang digital—sejalan dengan komitmen pemerintah daerah menghadirkan ekosistem informasi yang sehat, inklusif, dan edukatif bagi masyarakat. 

#DiskominfoTangsel #LiterasiDigital #SDITAlIkhlas #EdukasiDigitalAnak


Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait