Dinkes DKI Maksimalkan Pola Hidup Sehat, Bebas Rokok
TitikKata.com-Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta, Ani Rupitawati, terus menggelorakan gaya hidup sehat, salah satunya mengurangi perilaku merokok.
Ditemui TitikKata di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta lantai 6, pada Jum'at (14/7/2023) Ani menjelaskan berbagai upaya-upaya yang dilakukan dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat.
"Upaya untuk mengurangi perilaku merokok, mengurangi dampak merokok ini perlu dikerjakan sama-sama. Tidak hanya pemerintah tapi masyarakat juga dan sektor-sektor lain juga. Dan mereka-mereka yang terlibat dalam lingkup akademik, teman-teman media, komunitas-komunitas itu juga penting sekali. Jadi yang sudah dibuat saya rasa masih belum cukup kita gelorakan semua itu adalah kampanye tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dan juga kampanye CERDIK," ujarnya.
Dilansir dari laman website https://sehatnegeriku.kemkes.go.id, CERDIK adalah slogan kesehatan yang setiap hurufnya mempunyai makna yaitu; C=Cek kesehatan secara berkala, E=Enyahkan asap rokok, R=Rajin aktifitas fisik, D=Diet sehat dengan kalori seimbang, I=Istirahat cukup dan K= Kelola stress dan terus dikampanyekan.
“Kita berupaya untuk melakukan sosialisasi, kampanye-kampanye publik tentang CERDIK ini yang kemudian juga membuat kebijakan-kebijakan lain yang bisa menaungi agar upaya upaya mengendalikan resiko dampak dari perokok ini bisa kita minimalkan, juga dengan program program lain yang ada di masyarakat," katanya.
Ani juga menjelaskan bahwa Dinkes mempunyai komitmen untuk memperluas cakupan pemeriksaan terkait resiko penyakit tidak menular dengan salah satunya melakukan upaya jemput bola.
“Jadi kami berkomitmen nih dalam rangka kita meningkatkan cakupan pemeriksaan faktor resiko penyakit tidak menular pada semua penduduk dari usia 15 sampai 59 tahun, kita tidak hanya diam di layanan kesehatan. Akan tetapi, kita juga jemput bola pada saat ada kegiatan kegiatan yang melibatkan massa cukup besar maka biasanya tenaga kesehatan dari Puskesmas itu akan turun membuka layanan tadi faktor resiko penyakit tidak menular yang gratis yang bisa dinikmati oleh warga yang ada”, katanya.
Ani juga berharap untuk peraturan terkait Kawasan Tanpa Rokok ini bisa diterapkan di seluruh kawasan yang telah diatur.
“Kami harapkan untuk Kawasan Tanpa Rokok ini bisa kita terapkan. Tentu di semua kawasan yang sudah diatur. Kita harapkan kita atau semua yang berada di kawasan tanpa rokok ini bisa konsisten juga menerapkan peraturan ini”, tutupnya.
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS