ERP Fusion PAM JAYA Resmi Meluncur, Rano Karno Dorong Layanan Air Jakarta Lebih Modern
Titikkata.com - Transformasi digital layanan air minum di Jakarta memasuki babak baru.
Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno secara resmi meresmikan penerapan ERP Fusion PAM JAYA dalam acara Go Live Ceremony yang berlangsung di Corporate Learning Center (CLC) Buaran, Jakarta Timur, Kamis (15/1/2026).
Peluncuran sistem ini menandai langkah strategis PAM JAYA dalam memperkuat integrasi data dan proses kerja demi meningkatkan kualitas pelayanan air bersih bagi warga Jakarta.
ERP Fusion menjadi fondasi penting menuju pengelolaan perusahaan yang lebih modern, efisien, dan transparan.
Dalam sambutannya, Rano Karno mengapresiasi komitmen jajaran PAM JAYA yang terus berinovasi mengikuti perkembangan teknologi.
Ia menilai implementasi ERP Fusion sebagai langkah konkret dalam mewujudkan pelayanan publik berbasis sistem terintegrasi.
“ERP Fusion dirancang untuk menyatukan seluruh proses dan data perusahaan. Ini menjadi landasan penting dalam mendukung target layanan air minum perpipaan 100 persen pada tahun 2029,” ujar Rano.
Menurutnya, sebelum sistem ini diterapkan, berbagai data dan proses kerja masih berjalan secara terpisah di beberapa platform.
Kehadiran ERP Fusion kini menyatukan seluruh aktivitas perusahaan ke dalam satu sistem terpadu yang dapat diakses lintas unit.
Rano juga menekankan bahwa transformasi digital tidak hanya soal teknologi, tetapi juga perubahan pola kerja.
Ia berharap ERP Fusion mampu mendorong budaya kerja yang lebih profesional serta meningkatkan kinerja pelayanan kepada masyarakat.
“Teknologi harus menjadi penggerak peningkatan kualitas layanan. Dampaknya harus benar-benar dirasakan oleh warga Jakarta,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin menjelaskan bahwa ERP Fusion merupakan sistem berbasis Oracle Fusion yang dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi, akuntabilitas, dan transparansi pengelolaan perusahaan.
Sistem berbasis cloud ini menghubungkan seluruh proses bisnis secara menyeluruh, mulai dari pengelolaan keuangan, pengadaan, hingga manajemen vendor.
“Begitu data masuk ke sistem, seluruh proses akan berjalan otomatis dan bisa dipantau lintas divisi secara real time,” jelas Arief.
Ia menambahkan, penerapan ERP Fusion juga mampu menekan potensi kesalahan administrasi yang sebelumnya kerap terjadi akibat proses manual.
Kini, seluruh dokumen dan data tercatat secara digital dan mudah ditelusuri.
“Migrasi data memang besar dan menantang, tetapi ini menjadi langkah penting untuk membangun sistem yang lebih rapi, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan ke depan,” pungkasnya.
Peluncuran ERP Fusion PAM JAYA sekaligus menegaskan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Jakarta terhadap transformasi digital di lingkungan BUMD.
Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan layanan air minum yang semakin profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS