Loading...

Gebrakan Pramono Anung Kurangi Penggunaan Kendaraan Pribadi dengan Naikkan Tarif Parkir

Gebrakan Pramono Anung Kurangi Penggunaan Kendaraan Pribadi dengan Naikkan Tarif Parkir
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung membuat gebrakan terbarunya, yakni berencana menaikan tarif parkir di wilayah Jakarta. Foto: Titikkata
Reporter: Fifi | Editor: Lani

Titikkata.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung membuat gebrakan terbarunya, yakni berencana menaikan tarif parkir di wilayah Jakarta.

Gebrakan itu, bertujuan untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan juga mengatasi kemacetan di DKI Jakarta.

Hal itu disampaikan langsung Pramono Anung di Jakarta Selatan, Rabu (12/6/2025).

“Keinginan pemerintah Jakarta untuk membuat yang disebut dengan Transjakodetabek ini kami persiapkan secara serius. Kenapa harus Transjakodetabek? Karena tidak bisa menyelesaikan masalah kemacetan di Jakarta hanya dengan Transjakarta. Problem kemacetan Jakarta itu kalau pagi hari ada orang datang kurang lebih 3,8 sampai dengan 4,2 juta, sore atau malam hari balik ke kediamannya masing-masing. Jumlahnya juga kurang lebih sama 3,8 sampai dengan 4,2 juta. Itulah yang menyebabkan kemudian karena masih banyaknya menggunakan kendaraan pribadi, itu yang menyebabkan kemacetan,” kata Pramono.

Kebijakan ini turut diaminkan oleh, wakil rakyat daerah DKI Jakarta, Sementara, Anggota Panitia Khusus (Pansus) Perparkiran DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli mengaku tak masalah jika tarif parkir di Jakarta naik, asalkan sistemnya diperbaiki terlebih dahulu.

“Iya, tentu saja nanti kita menaikkan tarif parkir, tapi bukan kalau bisa ya. Ini diutamakan, yang punya mobil kan yang menengah ke atas ya. Jadi, jangan sampai memberatkan masyarakat kecil. Tetap jadi, parkir dinaikkan untuk menaikkan pendapatan sedaerah dengan sistem yang sedemikian rupa. Sehingga yang kena itu memang orang yang layak untuk membeli parkir dengan harga tarif yang tinggi,” katanya.

Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait