Loading...

Kemiskinan dan Perundungan Menjadi Masalah Anak Putus Sekolah di Kota Serang

Kemiskinan dan Perundungan Menjadi Masalah Anak Putus Sekolah di Kota Serang
Bangunan Sekolah Rusak di Kota Serang. Foto: Azzam
Reporter: Uqel | Editor: Tama

Titikkata.com-Angka putus sekolah di Kota Serang, masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi pemerintah. Saat ini tercatat ada 133 anak putus sekolah di wilayah Ibukota Provinsi Banten. 

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang TB. Agus Suryadin mengatakan, tercatat ada 133 anak yang mengalami putus sekolah yang tersebar di enam wilayah kecamatan di Kota Serang. 

"Kita sudah beberapa kali melakukan pendataan terhadap anak-anak yang putus sekolah, kita sudah sampaikan data-data itu ke setiap kecamatan untuk mendata berapa anak yang putus sekolah dan alhamdulillah dari 6 kecamatan kita sudah ada siswa yang putus sekolah ada 133 yang putus sekolah diantaranya memang 80 persen dari faktor ekonomi. Yang 20 persen itu memang ada anak yang cacat, bullying segala macam, itu banyak alasannya," ujar Agus kepada Titikkata, Senin (24/7/2023).

Dikatakan Agus, jumlah angka putus sekolah di Kecamatan Kasemen paling mendominasi. Guna menekan angka putus sekolah, pihaknya akan berkoordinasi dengan Baznas dan Bank BJB serta peran para ASN di lingkungan Pemerintah Serang untuk membantu siswa yang putus sekolah.

"Nah yang 133 ini kita akan bantu supaya bisa melanjutkan sekolah baik itu SD, SMP, dan SMA. 133 ini kita akan bantu dan kita juga sudah berkoordinasi dengan pihak baznas dan Bjb untuk menggalang segala bentuk bantuan dan selanjutnya memang kita akan mencoba komunikasi dengan CSR yang ada di Kota Serang dan juga dengan para ASN untuk menjadi anak asuh atau bapak angkat dan lain sebagainya," ujarnya.

Simak Video: Ada Persekongkolan di Lelang Proyek Revitalisasi TIM Tahap III, Gembong: Beda Tipis dengan JIS


Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait