Langkah Pemprov Banten Kendalikan Inflasi Tinggi di Daerah
TitikKata.com - Pemerintah Provinsi Banten melakukan langkah-langkah strategi untuk mengendalikan inflasi termasuk pebentukan satgas pengendalian, agar pengendalian pangan bisa dilaksanakan secara berkelanjutan.
"Jadi bukan hanya sebatas masalah kita selesaikan tapi kita bisa memprediksi kebutuhan pangan," kata Pj Sekda Provinsi Banten, M Tranggono di Kota Serang, Senin (20/2/2023).
Selain itu, pihaknya juga akan menyiapkan kerjasama antar daerah untuk mendistribusikan kebutuhan pangan dari daerah yang lebih ke daerah yang kurang.
"Sesungguhnya dengan indeks infalsi yang sifatnya sementara untuk mingguan, kita bisa menjamin," katanya.
Dia menuturkan, pemerintah pusat menargetkan daerah untuk menekan inflasi 4 persen pada tahun 2023.
"Kita harus bisa mencapai, alhamdulillah selama ini kita bisa dibawah daripada inflasi yang ditetapkan pemerintah, inflasi kita di Januari 2023 sekitar 5,28 dan kita bisa baik sekitar 5,06 persen," ungkapnya.
Lebih lenjut dia menilai pengendalian inflasi juga bisa diantisipasi dengan early warning system atau sistem peringatan dini pengendalian inflasi.
"Nah ini yang harus kita gabungkan, sistem ini dimanfaatkan untuk tingkat Provinsi dari Kabupaten Kota, dari situ kita bisa mengetahui kira-kira apa untuk kedepannya yang jadi masalah agar kita bisa mengantisipasi," terangnya.
Dalam waktu dekat, katanya Pemprov Banten akan melakukan operasi pasar dalam rangka menentukan kebijakan apa yang akan dilakukan pemerintah daerah.
"Kami melihat ada empat hal yang krusial, beras, minyak, cabai dan bawang. Itu kuncinya," tutur dia.
Dia mengungkapkan, pasokan pangan bila tidak bisa dikendalikan dengan baik maka berpotensi daerah akan kekurangan.
"Beras sebentar lagi ada panen besar, ini jadi masalah lagi pada saat panen jangan sampai petani harganya jadi anjlok, itu yang harus dipertahankan," tandasnya.
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS