Lokasi Parkir Off-street DKI Jakarta Diduga Bocor, Kok Bisa?
Titikkata.com - Lokasi parkir off street pemprov DKI Jakarta yang dikelola Unit Pengelolaan Perparkiran (UPP) Dishub DKI Jakarta diduga mengalami kebocoran.
Pasalnya, data lokasi parkir off street yang tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 188 tahun 2016 tentang Tempat Parkir Umum tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
Dimana, pada pergub disebutkan bahwa lokasi parkir off steet di pemprov DKI sebanyak 615, sementara fakta dilapangan hanyan sebanyak 69 atau sekitar 11% lokasi parkir yang dikelola UPT Dishub DKI.
Kepala UPP Dishub DKI, Adji Kusambarto mengatakan hal itu dikarenakan pihaknya tak mengelola lokasi parkir di kantor-kantor pemda.
“Banyak lokasi-lokasi di kantor pemerintah daerah, entah di wali kota, kemudin di kecematan, kelurahan, di puskesmas gitu tidak kita selenggaron, kita kelola. Nah, itulah akhirnya lokasi itu masih di kelola oleh kantor setempat. Sudah kita lapor, sebenarnya di pergub 188 (pergub perparkiran) itu kan, cuma kan pernah melapor bahkan menyelenggarakan disana, cuma sempat ada protes dikitlah. Memang sebagian besar di kantor pemerintah daerah sampai dengan kelurahan,” ujar Aji dalam dapat rapat Pansus Raperda Perparkiran di DPRD DKI, Selasa (22/4/2025).
Menanggapinya, anggota Pansus Raperda Perparkiran dari fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), August Hamonangan mengatakan hal ini menandakan bahwa adanya ketidakprofesionalan pada manajemen parkir di UPP Dishub DKI.
“Nah ini kan tadi dari beberapa teman, saya juga menyampaikan kebocoran-kebocoran ini kan sudah sangat ini ya, bukan hanya mengurangi pendapatan jadi membuat kita melihat bahwa disini ada menunjukkan ketidakprofesionalan dan juga tentunya kami akan menekankan itu ada indikasi kebocoran. Ya kami akan menekankan manajemen parkirnya diperbaiki termasuk juga tentunya sarana dan prasarana yang memang dibutuhkan oleh konsumen yang memang sudah memakai jasa parkir. Jadi kalau memang salah satu kebocoran seperti yang tadi sempat diutarakan, nah ini menjadi pelajaran penting. Kami juga bilang perlu nanti merekomendasikan apabila ada bagian-bagian dari pengelola UPP parkir yang menunjukkan ketidakprofesionalan, ya kenapa tidak dia diganti juga gitu,” tuturnya.
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS