PAM JAYA Tancap Gas 2026: Layanan Air Jakarta Makin Luas, Tarif Tetap Aman
Titikkata.com - PAM JAYA kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan air minum perpipaan yang andal, berkelanjutan, dan tetap terjangkau bagi warga Jakarta sepanjang tahun 2026.
Fokus utama perusahaan daerah ini adalah meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperluas akses air bersih ke lebih banyak wilayah ibu kota.
Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, menyampaikan bahwa memasuki 2026, perusahaan mengarahkan strategi pada penguatan infrastruktur, peningkatan operasional, serta pemerataan layanan air minum perpipaan.
Hingga akhir 2025, PAM JAYA tercatat telah melayani 1.178.022 pelanggan dengan tingkat cakupan mencapai 80,24 persen.
Menurut Arief, capaian tersebut menjadi tonggak penting dalam transformasi layanan air di Jakarta. Ia menyoroti perbandingan pertumbuhan layanan pada periode sebelumnya.
Pada 1998, cakupan layanan air minum perpipaan masih berada di angka 56,88 persen. Selama 25 tahun masa kerja sama mitra, peningkatan layanan hanya bertambah sekitar 10,77 persen.
“Namun dalam tiga tahun pengelolaan penuh oleh PAM JAYA sejak 2023, peningkatan cakupan justru mencapai 12,59 persen. Artinya, pertumbuhan layanan dalam waktu singkat ini melampaui capaian selama 25 tahun sebelumnya,” ujar Arief dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (22/1/2026).
Sepanjang 2025 saja, PAM JAYA berhasil menambah 206.537 sambungan rumah baru yang kini telah menikmati layanan air minum perpipaan.
Langkah tersebut dilakukan secara konsisten dengan tetap mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat serta prinsip keberlanjutan pelayanan publik.
Arief menegaskan, air minum perpipaan merupakan kebutuhan dasar masyarakat.
Karena itu, setiap kebijakan perusahaan selalu diarahkan untuk menjaga keseimbangan antara peningkatan kualitas layanan dan kemampuan pelanggan, tanpa mengorbankan akses masyarakat luas terhadap air bersih.
“Di tahun 2026, kami memastikan tidak ada penyesuaian tarif. Fokus kami adalah peningkatan kualitas layanan dan penguatan operasional, tanpa menambah beban pelanggan,” tegasnya.
Selain itu, PAM JAYA terus melakukan efisiensi internal, optimalisasi sistem distribusi, serta penguatan tata kelola perusahaan sebagai bagian dari transformasi berkelanjutan.
Upaya tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi pelanggan sekaligus mendukung pembangunan Jakarta yang inklusif dan berkelanjutan.
Sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat berpenghasilan rendah, sejak 2025 PAM JAYA juga menjalankan program sambungan air minum perpipaan gratis bagi rumah dengan luas bangunan di bawah 70 meter persegi.
Program ini memungkinkan warga Jakarta menikmati akses air bersih yang aman dan layak langsung dari rumah.
Sebagai BUMD milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, PAM JAYA menegaskan perannya bukan hanya sebagai penyedia layanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam memastikan akses air minum perpipaan yang adil, berkualitas, dan berkesinambungan bagi seluruh warga Jakarta.
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS