Loading...

Penderita TBC Asal Kota Tangerang Mencapai 12 Ribu Orang

Penderita TBC Asal Kota Tangerang Mencapai 12 Ribu Orang
Erwin Yanuar, Staf Humas Dinas Kesehatan Kota Tangerang @ Najib
Reporter: Najib | Editor: Tama

TitikKata.com - Penderita Tuberkulosis (TBC) di Kota Tangerang, pada tahun 2021 lalu mencapai 12 ribu jiwa. Angka tersebut mencapai 40 persen lebih dibanding angka penderita TBC se-Provinsi Banten, di tahun 2023 ini yang mencapai 33 ribu jiwa. 

Staf Hubungan Masyarakat (Humas) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, Erwin Yanuar, saat dijumpai TitikKata di ruang pelayanan informasi dan dokumentasi PPID pembantu gedung Dinkes Kota Tangerang, mengaku pihak Dinkes Kota Tangerang, telah melakukan berbagai upaya penanganan kasus penyakit yang dibawa oleh bakteri Mycobacterium tuberkulosis.

“Itu sekitar 12.000 sekian sudah dilayani. 12.000 sekian kasus itu semua sudah ditanganani sesuai dengan pelayanan standar yang ditetapkan pemerintah,” kata staf Humas Dinkes Kota Tangerang, Erwin Yanuar, Senin(6/2/2023).

Erwin menambahkan, bahwa penanganan TBC merupakan program nasional yang digagas Pemerintah Pusat sehingga obat-obatan untuk para penyitasnya tidak dipungut biaya sama sekali.

“Karena ini programnya sifatnya nasional, pelayanannya enggak hanya di Puskesmas, jadi misalnya ada seseorang peserta BPJS di klinik swasta tetap bisa mendapatkan pelayanan BPJS di klinik tersebut, obatnya gratis ambil di Dinas Kesehatan karena itu program nasional,” kata dia.

Lebih lanjut, Erwin mengungkapkan bahwa TBC merupakan masalah yang ditimbulkan dari pribadi masyarakat yang lalai akan pola hidupnya sendiri.

“TB ini jadi PR (pekerjaan rumah) banget, masalah tuberkuloasis pasti sama higenitas pribadi dulu. Berapa banyak rumah yang kurang ventilasi udara, kurang pencahayaan. Kita tahu rumah harus terbuka, berapa banyak yang kemudian mengindap TBC tidak berobat, engga ke Puskesmas padahal kita harus periksa itu,” ungkapnya

Meski begitu pihaknya secara gamblang belum mau memberikan informasi ataupun keterangan terkait berapa banyak pengidap TBC di Kota Tangerang sepanjang tahun 2022. Pihaknya beralasan data penyintas TBC tahun 2022 lalu belum dibuatkan laporan kinerja tahunan.

“Ini baru Februari jadi datanyakan itu akan diakumulatif selama setahun, jadi bentuk kinerja. Kalau untuk bulan ini kita mesti masih bisa ngecek di nanti di data-data yang dari puskesmas, karena pelayanannya kan baik di puskesmas maupun di fasilitas klinik di Kota Tangerang,” pungkasnya.

Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait