Loading...

PLN Indonesia Power dan Untirta Gelar Pelatihan Perawatan Hewan

PLN Indonesia Power dan Untirta Gelar Pelatihan Perawatan Hewan
Sebagai bentuk komitmen dalam mendorong kemandirian dan peningkatan kapasitas peternak lokal, PLN Indonesia Power UBP Banten 2 Labuan bekerja sama dengan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Fakultas Pertanian menggelar pelatihan bertajuk “Seleksi Domba Unggul, Perawatan Kesehatan, dan Pencatatan Ternak” bagi Kelompok Tani Cireban Jaya di Kampung Kaduengang, Desa Kaduengang, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, pada Jum’at (20/6/2025). Foto: Istimewa
Reporter: Azzam | Editor: Lani

Titikkata.com – Sebagai bentuk komitmen dalam mendorong kemandirian dan peningkatan kapasitas peternak lokal, PLN Indonesia Power UBP Banten 2 Labuan bekerja sama dengan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Fakultas Pertanian menggelar pelatihan bertajuk “Seleksi Domba Unggul, Perawatan Kesehatan, dan Pencatatan Ternak” bagi Kelompok Tani Cireban Jaya di Kampung Kaduengang, Desa Kaduengang, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, pada Jum’at (20/6/2025).

 

Kegiatan ini menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Indonesia Power UBP Banten 2 Labuan dalam memberdayakan mitra binaannya, khususnya dalam sektor peternakan yang berkelanjutan.

 

Menghadirkan narasumber Gagah Hendra Wijaya, M.Si dan Kania Asri Liany, S.Pt., M.Si dosen dan praktisi peternakan dari Fakultas Pertanian Untirta, pelatihan ini membahas berbagai topik penting seperti teknik pemilihan bibit domba unggul, perawatan kesehatan ternak, serta sistem pencatatan (recording) ternak.

Peserta dibekali pengetahuan mengenai ciri-ciri domba unggul, baik pejantan, betina, maupun anakan, yang meliputi postur tubuh ideal, kesehatan organ reproduksi, produktivitas tinggi, serta bebas dari cacat dan penyakit turunan.

Seleksi bibit yang tepat diyakini dapat meningkatkan kualitas dan hasil panen, sekaligus menekan risiko penyakit pada ternak.

 

Selain itu, aspek perawatan kesehatan ternak juga menjadi perhatian utama. Peserta diajarkan praktik perawatan harian seperti memandikan dan mencukur domba, menjaga kebersihan kandang, pemberian pakan dan air bersih, serta jadwal vaksinasi dan vitamin.

Penanganan penyakit umum pada domba seperti kulit gatal, orf (sariawan kulit), diare, cacingan, luka bernanah, perut kembung, hingga gondongan dibahas secara detail, lengkap dengan langkah pencegahan dan pengobatannya, baik secara medis maupun menggunakan bahan alami yang mudah didapat di lingkungan sekitar.

 

Pelatihan juga menekankan pentingnya pencatatan ternak (recording) sebagai bagian dari manajemen peternakan modern. Sistem pencatatan ini meliputi identitas, kesehatan, data produksi, hingga keluar masuk ternak.

Dengan pencatatan yang baik, peternak dapat memantau perkembangan ternak, mengidentifikasi masalah kesehatan lebih dini, mengatur pemberian pakan, serta melakukan seleksi bibit unggul secara objektif.

Pencatatan juga mencegah terjadinya inbreeding dan membantu pengambilan keputusan berbasis data, sehingga usaha ternak menjadi lebih efisien dan berdaya saing.

 

“Kami menyadari bahwa peningkatan pengetahuan teknis sangat penting untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan peternak. Oleh karena itu, kolaborasi dengan Untirta ini menjadi langkah strategis dalam mendampingi Kelompok Tani Cireban Jaya agar lebih mandiri dan berdaya saing,” ujar Manager Administrasi PLN Indonesia Power UBP Banten 2 Labuan M Sofiyudin Aziiz.

 

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para peserta. Mereka antusias mengikuti sesi diskusi dan praktik langsung yang diberikan oleh para pemateri.

 

“Kami sangat berterima kasih atas pendampingan yang terus menerus dari PLTU Banten 2 Labuan. Ilmu yang kami dapatkan hari ini sangat bermanfaat, apalagi disampaikan langsung oleh para ahli dari kampus,” tutur, Sohandi Ketua Kelompok Tani Cireban Jaya.

Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait