Ramai Isu Pemilu Curang, TKN Prabowo-Gibran Ajak Hormati Kerja Keras KPPS
TitikKata.com-Wakil Komandan Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Fritz Edward Siregar, menanggapi terkait tuduhan dugaan adanya kecurangan Pemilu yang tengah santer dibicarakan.
Ditemui TitikKata di Media Center Prabowo-Gibran, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan pada Rabu (21/2/24), Fritz Edward Siregar merespon hal terkait.
“Dalam hitungan saya ada 820.000 TPS. Dan kalau kita bisa melihat ada 7 KPPS, ada 1 Pengawas TPS, belum lagi para petugas keamanan, hampir ada 10 juta orang yang terlibat pada hari pemungutan suara. Mereka adalah para pejuang demokrasi yang bertugas mengawal bagaimana mekanisme, tata cara dan prosedur di hari pemungutan suara dapat sesuai dengan UU dan PKPU,” ujar Fritz.
Fritz juga menyampaikan, jika para petugas KPPS sudah melewati tahap-tahap sesuai aturan berlaku dalam jalankan tugas di Hari Pemungutan Suara.
“Oleh karena itu kami sangat menghormati dan berterima kasih atas kerja keras yang diberikan. Dan mereka adalah teman-teman yang bekerja bukan saja asal bekerja, tapi ada PKPU, kemudian ada petunjuk teknis bagaimana cara menjalankan tugas di TPS. Itu adalah tugas yang sangat mulia. Dan kami sangat berterimakasih. Dan kami sangat berduka kepada penyelenggara pemilu yang sakit atau ada yang meninggal. Dan itu kami berharap KPU dan Bawaslu dapat memberikan tunjangan dan penghormatan sebagaimana seharusnya,”ujarnya.
Meskipun ada prosedur yang tidak sesuai, menurutnya, asalkan mekanisme yang diatur di dalam UU itu sesuai, Fritz hargai itu dan ajak kembali pada mekanisme berlaku.
“Mekanisme-mekanisme ataupun dinamika-dinamika yang terjadi di TPS itu juga sudah diatur di dalam UU bagaimana proses mitigasinya. Jadi kami bisa melihat bahwa kami sangat menghargai kerja-kerja dari KPPS yang ada di lapangan. Dan apabila ada hal-hal yang tidak sesuai dengan yang diinginkan maka mari kita kembali mengacu kepada mekanisme, tata cara prosedur yang sudah ditentukan bagaimana proses mitigasinya,” ujarnya.
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS