RSU Tangsel Gelar Donor Darah Tahunan, 59 Kantong Darah Berhasil Dikumpulkan
Titikkata.com - Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangerang Selatan kembali menyelenggarakan kegiatan bakti sosial berupa donor darah yang melibatkan pegawai internal serta masyarakat luas.
Kegiatan tersebut digelar di Aula Lantai 8 gedung RSU Tangsel pada Kamis (16/4), bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang Selatan.
Kepala Bidang Pelayanan Medis, drg Lanna Marita MARS., menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan program rutin tahunan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus untuk menjaga ketersediaan darah bagi pasien.
“Donor darah ini rutin kami laksanakan setiap tahun. Kami berkolaborasi dengan PMI Kota Tangsel, sehingga jika ada kebutuhan darah untuk pasien, kami dapat segera berkoordinasi,” ujarnya.
Pada pelaksanaan kali ini, sebanyak 89 orang tercatat mendaftar sebagai calon pendonor.
Namun, setelah melalui tahapan pemeriksaan kesehatan, hanya 59 orang yang memenuhi kriteria dan berhasil mendonorkan darahnya hingga siang hari.
Menurut drg. Lana, angka partisipasi tersebut relatif konsisten dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
"Kurang lebih jumlahnya hampir sama setiap tahun. Harapannya tentu ke depan bisa lebih banyak lagi,” tambahnya.
Ia menjelaskan bahwa tidak semua pendaftar dapat langsung mendonorkan darah karena harus lolos proses skrining kesehatan terlebih dahulu.
Beberapa faktor yang menyebabkan peserta tidak memenuhi syarat di antaranya tekanan darah yang tidak stabil dan kadar hemoglobin (Hb) yang rendah.
“Bukan semata karena pola hidup, tetapi lebih kepada kondisi saat itu, seperti tensi dan Hb. Istirahat yang cukup juga sangat berpengaruh agar bisa lolos skrining,” jelasnya.
Kegiatan donor darah ini terbuka untuk umum tanpa batasan gender.
RSU Tangsel juga memfasilitasi pendaftaran secara daring melalui formulir online, selain pendaftaran langsung di lokasi.
Terkait ketersediaan darah, pihak RSU memastikan kebutuhan pasien masih terpenuhi melalui koordinasi aktif dengan PMI.
Jika terjadi kekurangan, PMI akan menjalin komunikasi dengan wilayah lain guna memenuhi kebutuhan tersebut.
Kegiatan ini juga bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kartini di bulan April, meski partisipasi donor tetap terbuka bagi semua kalangan.
Di akhir pernyataannya, dr. Lana mengajak masyarakat untuk lebih aktif berpartisipasi dalam donor darah sebagai bentuk solidaritas sosial.
“Selagi kita mampu, mari bersama-sama mendonorkan darah. Ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap sesama, karena pada akhirnya darah yang kita donorkan bisa membantu orang lain yang membutuhkan,” pungkasnya.
Selain membantu sesama, donor darah juga memberikan manfaat kesehatan, seperti membantu melancarkan peredaran darah dan merangsang pembentukan sel darah baru dalam tubuh. (ADV)
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS