Tahun Ajaran Baru 2023/2024 Ini Pemkab Tangerang Terapkan Sekolah Hybrid
TitikKata.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memastikan penerapan sekolah hyrib untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Kabupaten Tangerang, akan segera dilaksanakan pada tahun ajaran baru 2023/2024 ini.
Rencana penerapan sekolah hybrid tersebut terpaksa dilakukan, karena jumlah pelajar yang jauh lebih besar dibanding sarana prasana belaja seperti ruang kelas yang tidak mencukupi.
"Lulusan SD kita hanya 48 atau 49 persen yang bisa diterima di SMP. Kalau ditanya peran pemerintah apa, Kan kamu yang sering nanya, nah ini peran pemerintah daerah untuk menyambut lebih banyak lulusan SMP negeri dan memberikan mereka peluang untuk bersekolah negeri untuk tingkat SMP," kata Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, kepada TitikKata, usai membuka kegiatan Program Focus Group Discussion (FGD) penerapan Model Sekolah Hybrid, di Gedung GSG, Jalan Somawinata, Tigaraksa, Selasa (20/6/2023).
"Kalau ditanya urgent apa engga, ya urgen. Masa cuma 48 persen yang diterima di SMP, paling tidak kita mulai berani melakukan program hybrid ini kedepan, apalagi 2021 kemarin bayi baru dilahirkan sudah tembus 70 ribu. Artinya 6 tahun yang akan datang mereka masuk SD, 9 tahun yang akan datang mereka masuk SMP. Daripada nunggu tambah bertumpuk ya lebih baik dari sekarang," ungkap Zaki.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dadan Gandana menyampaikan, program hybrid dilakukan sebagai antisipasi kekurangan bangunan sekolah.
"Capaian RPJMD terkait dengan ruang memang sudah melebihi, tapi kebutuhan masyarakat kita ternyata dinamikanya berkembang melebihi itu, sehingga kita perlu mengantisipasinya dengan cara yang lain," pungkasnya.
Simak Video: DPRD Serahkan Hasil Reses ke Pemkot Tangsel, Utamakan Kesehatan hingga Ekonomi
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS
