Tangerang Tancap Gas Wujudkan Aerotropolis, Buka Akses Tol Baru Terintegrasi Soetta–Alam Sutera
Titikkata.com - Masih dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-33, Pemerintah Kota Tangerang menegaskan komitmennya untuk bertransformasi menjadi kota bisnis modern dan berkelanjutan berbasis konsep aerotropolis.
Langkah konkret tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman bersama PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta serta PT Jasa Marga (Persero) Tbk beserta anak perusahaannya.
Penandatanganan dilakukan di Ruang Patio, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (2/3/2026).
Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan infrastruktur dan penataan kawasan penyangga bandara.
Modifikasi Simpang Susun Kunciran
Salah satu poin penting dalam kesepakatan tersebut adalah pembukaan akses jalan tol baru yang menghubungkan Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan melalui kawasan Alam Sutera.
Proyek ini mencakup modifikasi Simpang Susun Kunciran yang akan terintegrasi langsung dengan jalur menuju bandara.
Akses tersebut juga terkoneksi dengan Tol Sedyatmo dan Tol Tangerang–Merak.
Kehadiran konektivitas baru ini diyakini mampu memperlancar mobilitas orang dan barang sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Tangerang, Tangerang Selatan, dan kawasan sekitarnya, termasuk Alam Sutera sebagai simpul penghubung strategis.
Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Lapangan Kerja
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menilai kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat integrasi layanan transportasi serta pengembangan wilayah.
“Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya kami memperkuat konektivitas, membuka peluang kerja baru, sekaligus menghadirkan sistem transportasi yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Sachrudin.
Ia menambahkan, integrasi infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperbaiki tata kelola transportasi dan lingkungan secara menyeluruh.
“Dengan adanya jalur alternatif baru menuju Bandara Soekarno-Hatta maupun ke arah Merak, mobilitas masyarakat akan semakin mudah dan efisien. Ini tentu berdampak langsung pada percepatan pertumbuhan ekonomi daerah,” lanjutnya.
Pemkot Tangerang menargetkan implementasi langkah strategis ini mulai berjalan pada 2026 sebagai bagian dari program prioritas pembangunan daerah.
Melalui sinergi lintas sektor ini, Kota Tangerang optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai kawasan penopang utama aktivitas penerbangan nasional sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis konsep aerotropolis.
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS