Andra Soni Akui Pajak Permukaan Air di Banten Belum Maksimal!
Titikkata.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten Andra Soni, mendesak Bapenda Banten untuk memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Air Permukaan (PAP) yang disinyalir ‘menguap’ puluhan miliar.
Seperti disampaikannya kepada TitikKata saat ditemui di gedung DPRD Banten, KP3B, Curug, Kota Serang.
“Pajak air permukaan merupakan salah satu pajak yang menjadi kewenangan Provinsi Banten, dan hari ini kita sadari bahwa pajak air permukaan ini belum maksimal, sehingga kita harus memaksimalkan dan kemudian tentu mengajak kerjasama dari semua pengguna pemanfaatan air permukaan agar betul betul memberikan kontribusi kepada pembangunan Provinsi Banten dengan membayar retribusi sesuai yang di gunakan,” ujar Andra, Selasa (23/7/2024).
Lebih lanjut, Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Banten yang diusung partai Gerindra itu memastikan, akan menarik polemik kebocoran pajak air permukaan yang terindikasi menguap ke dalam rapat-rapat komisi untuk ditindaklanjuti lebih lanjut.
Dia meminta, komisi terkait agar intens melakukan pengawasan terhadap Bapenda guna memaksimalkan potensi PAD.
“Dalam rapat-rapat koordinasi dan sebagainya kita terus menekankan pengoptimalan pendapatan asli daerah salah satunya adalah potensi pendapatan d ari pemanfaatan air permukaan yang ada di Provinsi Banten. Dan Inshallah saya akan menekankan terus kepada jajaran kami di DPRD komisi yang membidangi untuk terus melakukan koordinasi dan pengawasan, dan kita harus maksimalkan potensi air permukaan ini sebagai bagian dari upaya membangun banten dengan pendapatan asli daerah,” pungkasnya.
Sebelumnya, berdasarkan telaah, dan perkiraan perhitungan, terdapat dua perusahaan yang jika PAP dua perusahaan tersebut dijumlahkan maka didapati hasil Rp48.463.521.868,8. Menariknya, angka tersebut melampau proyeksi PAP di APBD tahun 2024 Bependa Provinsi Banten yang hanya sebesar 42 miliar rupiah lebih.
Hingga informasi ini disampaikan, TitikKata masih terus menggali informasi lebih jauh.
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS