Andra Soni Tegaskan SPMB 2026 Banten Harus Transparan
Titikkata.com - Gubernur Banten Andra Soni meminta pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 berjalan secara transparan, terbuka, adil dan tidak boleh ada pihak yang memaksakan keinginan untuk mempengaruhi hasil seleksi penerimaan peserta didik baru.
“SPMB ini harus dilaksanakan secara berkeadilan, semua orang, semua anak punya kesempatan untuk bisa melanjutkan pendidikan di sekolah sesuai regulasi yang disediakan. Pertama jalur domisili, kedua jalur prestasi, ketiga jalur afirmasi dan keempat jalur mutasi, dan keempat jalur ini harus diikuti sesuai ketentuan berlaku dan harus transparan,” ucap Andra Soni.
Menurutnya, SPMB di Banten telah dimulai dengan skema pra SPMB tingkat SMA, SMK, dan SKH Negeri yang dibuka sejak 20 April hingga berakhir 31 Mei 2026.
Dia menilai, Pra SPMB berjalan efektif untuk memastikan kevalidan data calon siswa sebelum pendaftaran resmi dibuka.
“Ada proses-proses upload data, tidak semua orang tua, tidak semu murid punya fasilitas upload sehingga dibantu oleh sekolah,” terangnya.
Bagi siswa yang tidak keterima sekolah negeri, kata Andra, bisa melanjutkan di sekolah swasta gratis yang tersedia sekitar 800 sekolah swasta telah bekerjasama dengan Pemprov Banten.
“Untuk anak-anak yang tidak diterima di sekolah negeri bisa melanjutkannya di SMA atau SMK swasta yang terdaftar sebagai peserta program sekolah gratis. Alhamdulilah ini tahun kedua, semoga berjalan lancar, tujuan kita membuka akses pendidikan kepada semua pihak seluas-luasnya dan setelah itu kita akan perlahan-lahan meningkatkan kualitasnya,” katanya.
Selain itu, Andra Soni juga mengaku telah memperluas program sekolah gratis hingga jenjang Madrasah Aliyah, dengan kuota mencapai 10 ribu siswa.
“Inshallah tahun ini juga dikembangkan program ini untuk menyasar anak-anak madrasah aliyah, kurang lebih kuotanya sekitar 10 ribu siswa untuk kelas satu, dua dan kelas tiga,” tandasnya.
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten, Jamaluddin menambahkan, pelaksanaan SPMB dimulai 10 Juni hingga 10 Juli 2026, dengan daya tampung mencapai 82 ribu.
“Yang daftar kurang lebih 100 ribu. Jadi daya tampung untuk SMA itu kurang lebih 48.003 ribu, sedangkan SMK 34.699. Total 82.703 daya tampung se Banten. Jadi kebuang 20 ribu, tapi sekarang sudah banyak anak-anak kita keterima di swasta gratis, jadi udah banyak yang mulai mendaftar,” tandasnya.
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS