Loading...

Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin Selimuti Permukiman, Warga Keluhkan Gangguan Pernapasan hingga Mengungsi

Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin Selimuti Permukiman, Warga Keluhkan Gangguan Pernapasan hingga Mengungsi
Kondisi jalan di wilayah Kabupaten Tangerang terdampak asap dari TPA Jatiwaringin yang terbakar. Foto: Istimewa
Reporter: Mimi | Editor: Lani

Titikkata.com - Kebakaran hebat yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin menyebabkan sejumlah warga di tiga Kecamatan, Kabupaten Tangerang terdampak.

Asap hasil pembakaran sampah dilaporkan mengganggu aktivitas masyarakat, menurunkan jarak pandang di jalan, serta memicu keluhan gangguan pernapasan.

Kondisi tersebut bahkan memaksa sebagian warga meninggalkan rumah demi menghindari paparan asap.

Seperti disampaikan Achmad, pengendara motor asal Kecamatan Sepatan mengaku, sejak pagi hari saat berangkat kerja hingga pulang, kondisi kabut akibat kebakaran sampah kian mengkhawatirkan. 

“Ini jarak pandang bawa motor udah tinggal 50m, ngebul total. Batuk mah jangan tanya tenggorokan udah sakit,” ujar Achmad, pada Selasa (30/6/226) 

Keluhan serupa juga disampaikan Ajeng, warga Kecamatan Sepatan.

Menurutnya, asap mulai terasa sejak pagi dan semakin pekat memasuki siang hingga sore hari.

“Ini dari pagi, siang tambah parah dan sekarang sore malah mamin ngebul. Bener-bener bikin tenggorokan sakit,” ujarnya. 

Sementara itu, Mei, warga Kecamatan Rajeg, mengaku kondisi yang dialaminya lebih mengkhawatirkan.

Asap tebal telah masuk ke dalam rumah sejak pagi sehingga dirinya memutuskan mengungsi karena memiliki bayi berusia enam bulan yang mulai mengalami batuk akibat terpapar asap.

“Anak saya 6 bulan, udah ada air purifier (penyaring udara) di dalam rumah. Tetap batuk dan mulai rewel, karena asap masuk ke pemukiman bahkan ke dalam kamar. Sedari pagi sampai sore malah tambah ngebul, khawatir banget anak-anak kenapa-kenapa karena bau sampah busuk, pekat, nyangkut di kerongkongan orang dewasa aja udah ga enak banget apalagi anak-anak dan bayi,” tukasnya. 

Lebih lanjut, berdasarkan pantauan di lokasi, kepulan asap kecokelatan tampak terpantau memasuki pemukiman warga hingga jarak 2.5km dari lokasi kejadian.

Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait