Biji Ketapang TieNoer Camilan Lokal Kegemaran Warga Tangerang Selatan
TitikKata.com-Entin Nurhasanah, memang sudah tidak muda lagi. Tapi semangat membangun usaha dia gaungkan dengan produk camilan tradisional biji ketapang yang dinamai biji ketapang TieNoer.
Mengusung produk camilan lokal, usaha biji ketapang TieNoer, perlahan mulai dikenal dan semakin digemari pelanggan. Wajar saja setiap minggu omzet usahanya tembus jutaan rupiah.
Ditemui TitikKata, di Gerai Lengkong, BSD, Senin (29/5/2023) Entin Nurhasanah yang merupakan warga asli Tangerang Selatan ini, mengaku sengaja ingin melestarikan camilan khas masyarakat Betawi, setelah beberapa kali mencoba usaha di bilang kuliner, Entin merasa cocok dengan memproduksi biji ketapang.
"Alhamdulillah, sudah banyak pesanan. Biji Ketapang TieNoer ini saya produksi secara home made, dibantu oleh 2 orang karyawan. Produksinya memang masih terbatas karena masih secara manual karena belum memiliki mesin penggiling adonan," ujar wanita paruh baya yang kerap disapa Entin, owner TieNoer Food Tangsel, saat ditemui titikkata.
Usaha biji ketapang TieNoer sendiri telah mulai diproduksi sejak tahun 2018. Dalam seminggu TieNoer berproduksi dua kali dalam seminggu, dengan omzet rata-rata mingguan mencapai Rp 1.100.000 per satu kali produksi. Bahkan pada momen-momen tertentu, TieNoer bisa lebih dari 2 sampai 3 kali produksi.
“Alhamdulillah, setelah dipotong ongkos produksi keuntungan bisa buat bayar karyawan dan mencukupi kebutuhan harian rumah tangga," ungkap Entin.
Meski penjualannya lancar, Entin mengaku terus mengembangkan usahanya dengan rutin mengikuti kegiatan bazar UMKM, pameran, seminar dan workshop usaha yang diselenggarakan pemerintah dan swasta.
Dia mengakui pengembangan produk biji ketapang TieNoer hingga dikenal banyak masyarakat saat ini juga berkat program-program pengembangan yang dia selalu ikuti.
“Saya cari tahu sampai akhirnya saya berkenalan dengan UKM-UKM lain yang ada di Tangsel, dari situ saya sering diajak ikut pelatihan yang diadakan oleh Dinas Perdagangan dan Dinas Koperasi Tangsel,” papar Entin.
“Dari pelatihan itulah wawasan entrepreneur saya semakin berkembang. Di antaranya bagaimana membuat kemasan yang bagus agar konsumen tertarik pada Biji Ketapang yang saya jual. Dan yang paling penting adalah pelatihan memasarkan produk yang kita jual baik secara langsung maupun pemasaran secara online. Saya sering ikut pameran atau bazaar UMKM yang difasilitasi Pemkot Tangsel," tandasnya.
Penasaran dan ingin mencoba keseruan mengunyah biji ketapang TieNoer, Anda bisa memperolehnya di Pusat Oleh Oleh Tangsel, Gerai Lengkong, stand pameran UKM DPRD Tangsel, Indomaret, dan sejumlah platform market place.
Simak Video: Kolong Jembatan Penghubung Dua Kecamatan di Kota Tangerang Jadi Saksi Pak Tua Hidup Sebatang Kara
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS
