Loading...

Bongkar Skandal! Dugaan Kerugian Miliaran Rupiah dari Bisnis Air Ayodhya Tangerang Resmi Dilaporkan ke Kejati Banten

Bongkar Skandal! Dugaan Kerugian Miliaran Rupiah dari Bisnis Air Ayodhya Tangerang Resmi Dilaporkan ke Kejati Banten
Pusat Studi Kebijakan, Konstitusi dan Pemerintahan (PUSTAKA) secara resmi melaporkan kerja sama pengelolaan air antara Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang dan pengembang Ayodhya, PT Alfa Goldland Realty, ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten, Rabu (17/9/2025). Foto: Titikkata
Reporter: Redaksi | Editor: Lani

Titikkata.com - Dugaan praktik bisnis air yang merugikan negara kini mencuat ke permukaan. Pusat Studi Kebijakan, Konstitusi dan Pemerintahan (PUSTAKA) secara resmi melaporkan kerja sama pengelolaan air antara Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang dan pengembang Ayodhya, PT Alfa Goldland Realty, ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten, Rabu (17/9/2025).

Dalam laporan tersebut, peneliti PUSTAKA, Jufri Nugroho, mengungkap bahwa PT Alfa Goldland Realty diduga memanfaatkan sumber air permukaan sebanyak 40 liter per detik melalui izin SIPPA yang dimiliki Perumda Tirta Benteng.

Air tersebut kemudian dijual langsung ke masyarakat oleh pihak pengembang.

"Praktik ini sangat janggal. PT Alfa Goldland Realty mendapatkan keuntungan hingga miliaran rupiah dari penjualan air, sementara Perumda hanya menerima royalti sebesar Rp179 juta dan piutang sebesar Rp75 juta. Padahal, sesuai regulasi, pengelolaan air adalah wewenang eksklusif BUMD dan tidak bisa dialihkan ke pihak swasta," tegas Jufri.

Jufri menambahkan bahwa praktik semacam ini bukan hanya berpotensi melanggar aturan, tetapi juga bisa menyebabkan kerugian bagi daerah.

“Pendapatan yang seharusnya masuk ke Pendapatan Asli Daerah (PAD) justru menguap. Ini harus segera diusut,” lanjutnya.

Ia berharap Kejati Banten segera menindaklanjuti laporan tersebut dan melakukan investigasi mendalam atas dugaan pelanggaran kerja sama pengelolaan air tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, tim redaksi TitikKata masih terus melakukan penelusuran lebih lanjut guna mengungkap fakta-fakta lain di balik kerja sama yang kini menjadi sorotan publik tersebut.

Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait