Dewan Provinsi Banten Diminta Jalankan Fungsi Pengawasan dan Evaluasi Anggaran SMAN CMBBS
TtitikKata.com - DPRD Banten didesak jalankan fungsi evaluasi dan pengawasan terhadap penggunaan anggaran Sekolah SMAN unggulan yang dimiliki Pemprov Banten, Cahaya Madani Banten Boarding School (CMBBS), dewan Provinsi juga diharapkan memberi teguran keras kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten yang dianggap tidak becus urus sekolah unggulan tersebut
Ketua Komisi V DPRD Banten, Yeremia Mendrofa mengaku, pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk memberikan sanksi kepada Dindikbud Banten.
"Kita DPRD tidak ada kewenangan memberikan sanksi. Kita hanya merekomendasikan kepada Gubernur terkait dengan pembenahan CMBBS," ungkap Yeremia Mendrofa, dikonfirmasi, Selasa (14/2/2023).
Sebelumnya, akademisi sekaligus pengamat pendidikan Eni Suhaeni, mendesak DPRD Banten untuk menegur Dindikbud Banten yang bertanggujawab penuh atas masalah SMAN CMBBS.
Menurutnya, DPRD Banten memiliki fungsi mengevaluasi, mengontrol pelaksanaan anggaran SMAN CMBBS.
"Jadi eksekutor dari manajerial manajemen sekolah CMBBS adalah dinas pendidikan (Dindikbud Banten,red)," ujar Eni kepada TitikKata.com.
"(DPRD Banten) memberi sanksi, kalau dia (Dindikbud Banten) tidak bisa melaksanakan manajemen sesuai dengan garisnya sekolah unggulan itu, ya harusnya ada worning keras," sambungnya.
Dia menuturkan DPRD Banten harus bersikap tegas ikut mengontrol SMAN CMBBS, dengan kewenangan yang dimilikinya, kata dia DPRD harusnya sudah memberikan sanksi ke Dindikbud Banten, mengingat kondisi sekolah unggulan milik Pemprov Banten yang menelan anggaran miliaran kini memperihatinkan.
"Menegor lah Dinas Pendidikan supaya (SMAN CMBBS) diurus dengan benar, kan Dinas Pendidikan tanggungjawab utamanya ke CMBBS, harus segera mengantisipasi kondisi dari sekolah tersebut," tegasnya.
Dia mengungkapkan wajah unggulannya pendidikan di Banten adalah wajah Dinas Pendidikan. Jadi baik buruk SMAN CMBBS dipertaruhkan Dindikbud Banten.
"Wajah Pendidikan di Banten wajahyanya apalah, ikon apa yang diunggulkannya. Dinas Pendidikan yang harus bertanggjngjawab penuh terhadap CMBBS," ungkapnya.
Sejauh ini, Dia berujar, keseriusan Pemprov Banten dalam menangani SMAN CMBBS masih dipertanyakan. Kata Dia, belum ada output hasil evaluasi untuk menentukan konsep dan arah CMBBS sebagai laboratourim pendidikan di Banten.
"Ide-ide yan muncul ide-ide manajerial, ide-ide pembaharuan sarana prasaranya itu harus sudah dibicarakan oleh para pengelolan CMBBS dengan Dinas Pendidikan, DPRD dan Gubernur Banten, kan begitu konsepnya," katanya.
"Nggak bisa kalau hanya tanggungjawab CMBBS sebagai satuan pendidikan, nggak bisa. Sia hanya melaksanakan tugas yang diamanhkan dibebankan oleh Dindikbud Banten yang menaunginya," tandasnya.
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS