Dinkes DKI Jakarta Gencarkan Vaksin Rotavirus Untuk Balita
TitikKata.com-Pemerintah melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta, gencar mengajak para orang tua melakukan pemberian vaksin rotavirus guna mencegah diare para balita. Diketahui 80 persen diare disebabkan oleh rotavirus. Dengan tingkat kematian paling tinggi nomor dua setelah pneumonia.
“Jadi mulai tahun 2023 ini Pemerintah memberikan vaksin rotavirus untuk bayi di seluruh Indonesia. Itu manfaatnya untuk mencegah diare. Karena kita ketahui bayi dan balita itu penyebab kematian paling tingginya pertama Pneumonia, kedua adalah diare. Nah diare nya itu 80 persen nya disebabkan oleh rotavirus”, ujar Ngabila Salama, Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta di Gedung Dinas Kesehatan, Jl. Kesehatan No.10, Jakarta Pusat. Kepada Titikkata, Selasa (3/10/23).
Adapun yang dapat memperoleh vaksin rotavirus gratis di Posyandu atau Puskesmas dari program pemerintah saat ini masih untuk bayi kelahiran dari 15 Juni 2023 dengan dosis yang disebutkan.
“Oleh karena itu Pemerintah memberikan tahun ini secara gratis untuk semua bayi sebanyak tiga kali. Pada usia dua, tiga, dan juga empat bulan. Nanti dia akan diberikan diteteskan sebanyak lima tetes setiap kali pemberian. Dan diberikannya bareng dengan pemberian vaksin polio. Kalau polio kan dua tetes, nah rotavirus ini lima tetes”, ujarnya.
“Nah karena ini baru di launching di seluruh Indonesia per 15 Agustus 2023, maka yang diberikan melalui program pemerintah secara gratis ini ialah anak yang kelahiran 15 Juni 2023 atau sesudahnya. Jadi yang lahirnya sebelum 15 Juni 2023 itu tidak bisa diberikan melalui program pemerintah ini”, tambahnya.
Dinkes DKI menargetkan tahun ini bisa mencapai hingga 200.000 anak yang mendapat vaksin rotavirus ini.
“Sasaran bayi yang akan diberikan di Jakarta sekitar 150.000 hingga 200.000 anak. Dan sejauh ini animonya masih sangat baik. Dan banyak yang mau menyuntikkan”, ujarnya.
Selanjutnya, Ngabila mengimbau agar melakukan vaksinasi lengkap guna terlindung dari penyakit menular.
“Oleh karena itu segera lengkapi vaksinasi segera. Tidak ada kata terlambat dalam imunisasi, lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali. Datang ke Posyandu dan Puskesmas terdekat. Ayo kita sama-sama lengkapi agar kita semua terlindung dari penyakit menular tersebut. Imunisasi lengkap, Indonesia Sehat”, imbaunya.
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS