Dua Periode Arief-Sachrudin Segera Rampung, Capaian Kinerja Jadi Rahasia
TitikKata.com - Masa jabatan Arief R. Wismansyah dan Sachrudin sebagai pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang, masa bakti 2018-2023 tinggal beberapa bulan lagi. Sejumlah program kerja yang menjadi janji kampanye pasangan dua periode pemimpin daerah ini pun masih menjadi rahasia.
Pasalnya, visi-misi pasangan kepala daerah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tangerang, periode 2018-2023 pun enggan dibeberkan ke publik dan Pemkot justru terkesan menutupi capaiannya tersebut.
Ketika tim titikkata mengkonfirmasi perihal RPJMD Kota Tangerang, periode kepemimpinan Arief-Sachrudin, sejak awal pekan kedua Februari hingga saat ini tidak juga mendapat tanggapan.
Deden, salah satu staf di Sekretariat Daerah (Setda) Kota Tangerang, saat ditemui menyampaikan bahwa dirinya sangat sibuk dan berdalih sedang dalam waktu bekerja.
“Maaf ya saya lagi sibuk, mohon maaf, lagi di jam kerja sih pak, lain kali aja nanti saya bilang ke ajudan ya,” ujarnya saat ditemui diruang administasi umum Setda Kota Tangerang, Senin (13/2/2023).
Sementara Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Tangerang, Mualim, menyampaikan bahwa belum bisa dimintai keterangan perihal terkait, meskipun sehari sebelumnya telah mengkonfirmasi akan meminta data progres capaian RPJMD Kota Tangerang, ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).
“Saya minta datanya dulu ke bappeda ya,” ujarnya melalui Whatsapp Messenger, Senin(13/2/2023).
“Mohon maaf masih belum mas,” katanya tanpa memberi kepastian, Selasa(14/2/2023).
Pernyataan tidak jauh berbeda juga dilontarkan Wakil Walikota Tangerang, Sachrudin, saat di mintai keterangan ketika ditemui di kawaaan Cibodas, Kota Tangerang, usai menggelar acara Partai Golkar, enggan memberikan informasi lebih lanjut perihal terkait.
“Nanti aja itu, nanti yaa, nanti ya, mm entar coba ini ya saya lupa tuh ya,” ketusnya, Selasa (14/2/2023).
Pegiat sosial Kota Tangerang, Muhamad Arief, menyayangkan sikap aparatur Pemkot Tangerang yang enggan dan terkesan menyembunyikan capaian kinerja yang telah berjalan selama 4 tahun lebih itu.
"Seharusnya dari pemerintah Kota Tangerang harus Welcome terkait masyarakat yang menanyakan (soal) RPJMD pada hari ini," ujar pria yang kerap disapa Gybe, Rabu(15/2/2023).
Sikapnya yang tidak transparan dan cenderung tertutup itu, kata Gybe, malah menimbulkan kesan kepemimpinan Arief-Sachrudin di periode keduanya gagal merealisasikan RPJMD dan perlu adanya pengawasan dari masyarakat Kota Tangerang.
"Kali ini menurut pandangan saya, pemerintah kota tangersng melalui RPJMDnya belum mencapai pada tahapan progres, masih kurang, sangat jauh. Ini yang perlu kita sikapi dan kita cermati secara bersama khususnya masyarakat," ujarnya.
Menjelang hari ulang tahun Kota Tangerang yang ke-30, Gybe mengajak masyarakat Kota Tangerang, untuk kembali mengingatkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang atas janjinya pada saat kampanye terdahulu.
"Menjelang hari ulang tahun Kota Tangerang, ayo kita sama-sama menyadarkan pemimpin Kota Tangerang harus bisa menyelesaikan program-program yang memang menjadi unggulan dan menjadi program atau janji yang walikota keluarkan pada saat kampanye nya," pungkasnya.
Diketahui, RPJMD merupakan acuan perencanaan pembangunan daerah yang berlandaskan visi, misi, serta program kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih yang telah diundangkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) nomor 3 tahun 2019.
Hingga berita ini terpublikasi, tim titikkata tengah mencari dan menggali lebih dalam informasi perihal terkait.
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS