Loading...

Gelar Halal Bihalal, Unika Atma Jaya BSD Pamerkan Hasil Penelitian

Gelar Halal Bihalal, Unika Atma Jaya BSD Pamerkan Hasil Penelitian
Mahasiswa Unika Atmajaya pamerkan hasil penelitian. Foto: Asri
Reporter: Asri | Editor: Tama

TitikKata.com-Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya BSD menggelar halal bihalal, sekaligus memperkenalkan program studi dan hasil penelitian yang telah dilakukan para mahasiswa, di Unika Atma Jaya BSD, di Jalan Cisauk Lapan, Sampora, Tangerang, Rabu (24/4/2024).

Ditemui titikkata disela kegiatan, Rektor Unika Atma Jaya, Prof. Dr. dr. Yuda Turana memaparkan target yang hendak dicapai Atma Jaya di 2024 sebagai salah satu kampus penelitian yang unggul dalam skala nasional. 

 "Atma Jaya termasuk salah satu universitas yang unggul secara nasional.   kita adalah research university karena tidak ada bangsa yang besar jika penelitiannya gak maju, dan penelitian itu adanya di universitas, jadi salah satu komitmen kita, akan membangun Indonesia emas 2045 melalui research university. di 2024 ini kita akan menghasilkan center center mandiri yang baru, disetiap prodi kita usahakan ada center center kolaboratif. Center tempe sudah ada, center rempah-rempah sudah ada, sebentar lagi akan ada center nutrisitical farmasitical, ada lagi center aging, hasil kolaborasi antara bio tehnologi dan kedokteran. Jadi warnanya, bidang akademik keilmuan berkontribusi langsung melalui penelitian itu berkolaborasi yang menghasilkan satu produk yang bermanfaat bagi masyarakat," papar Yuda. 

Tidak hanya mampu meraih segudang prestasi di bidang akademis dan penelitian, Unika Atma Jaya berkomitmen dalam pemberian beasiswa baik kepada mahasiswa berprestasi maupun mereka yang terkendala secara finansial.

 "Salah satu komitmen pendiri kita, bapak Frans Seda, yang dibuktikan dalam konteks hariannya, termasuk yang tadi saya sampaikan, bahwa Atma Jaya ini bukan milik saya, tetapi milik kita semua, termasuk milik teman-teman wartawan karena pak Frans Seda tidak mewariskan Atma Jaya kepada garis biologisnya, tidak ada konglomerasi," tutup Yuda.

Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait