Loading...

Hadapi KKB di Papua, Pemerintah Harus Tegas dan Membuka Dialog Bersama

Hadapi KKB di Papua, Pemerintah Harus Tegas dan Membuka Dialog Bersama
Anggota Komisi I DPR RI Bobby Adhityo Rizaldi @ Istimewa dpr.go.id
Reporter: Ashri | Editor: Tama

TitikKata.com - Pemerintah diminta untuk menindak tegas semua pihak yang melakukan aksi rasialisme dan separatisme di Papua. Selain tindakan tegas, dialog yang setara dan partisipatif antara pusat dan daerah juga harus terus dilakukan secara intensif untuk menyikapi masalah yang terjadi di wilayah Papua.

“Selain itu, saya juga meminta pemerintah mengintensifkan dialog yang setara dan partisipatif antara pusat dengan daerah,” ungkap Anggota Komisi I DPR RI, Bobby Adhityo Rizaldi dalam keterangan tertulisnya dikutip TitikKata.com 

Menurut dia adanya dialog bersama pemerintah dan kelompok masyarakat akan memperoleh solusi dari persoalan-persoalan mendasar yang dituntut oleh sebagian masyarakat Papua, khususnya mereka yang masih bergabung dalam Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

“Siapa tahu dengan dialog masyarakat adat Papua memiliki usulan terkait pembangunan. Sehingga, pembangunan yang diupayakan pemerintah bersifat bottom-up,” katanya.

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini menilai pintu dialog diharapkan dapat mencari jalan keluar terhadap persoalan-persoalan yang selama ini belum tersentuh. Apalagi mengingat tindakan separatisme oleh KKB di Papua itu sangat merugikan serta meresahkan bagi masyarakat di wilayah Papua.

“Keberadaan KKB Papua sudah menjadi kelompok separatis yang mengancam keutuhan negara. Bahkan merunut sejarahnya, gerakan separatis ini sudah ada sejak tahun 1963,” terang dia.

Sebelumnya, KKB membakar rumah di samping Tower Telkom Kampung Kago, Papua dan juga melakukan penyerangan kepada aparat TNI dan Polri di kampung Nipuralome Distrik Ilaga Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Sabtu, (18/2/2023).

Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait