Loading...

Harga Bawang Merah Terus Naik, Pengusaha Warung Makan Pasrah

Harga Bawang Merah Terus Naik, Pengusaha Warung Makan Pasrah
Penjual Sayur di pasar Rangkasbitung. Foto: Fariz
Reporter: Fariz | Editor: Tama

TitikKata.com-Harga bawang merah di pasar Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, cenderung mengalami kenaikan harga pasca lebaran 1.444 Hijriah. Kenaikan komoditas pertanian ini dipicu kelangkaan pasokan dari petani.

Sementara saat ini sejumlah komoditas pertanian lainnya, berdasarkan pantauan TitikKata, di pasar Rangkasbitung, Jumat (5/5/2023) justru mengalami penurunan harga. 

Meti salah satu pedagang di Pasar Rangkasbitung menjelaskan, masih tingginya harga bawang lantaran pasokannya yang masih minim. Harga ini juga diakui Meti, membuat para pembeli keberatan.

"Harga bawang merah saja yang masih stabil tinggi pasca lebaran, ya sekitar Rp45 ribu/kilogram. Itu (Penyebabnya -red) karena pasokannya," ungkap Meti, ditemui Jumat (5/5/2023).

Sebelumnya, menurut para pedagang, harga bawang merah di pasaran dijual berkisar antara 35 sampai 40 ribu rupiah perkilogram.

Sementara Nurhasanah, salah satu pembeli mengaku bingung dengan naiknya harga bawang merah pasca lebaran kali ini.

Ibu pengusaha warung makan ini berharap harga bawang merah bisa ditekan sehingga tidak membengkakan biaya produksi usaha warungnya.

"Kita kan buat jualan lagi ya (Warteg-red) jadi sangat keberatan. Harusnya sih itu bisa buat belanja keperluan yang lain juga kan," ucap Nurhasanah.

Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait