Jelang Ramadan, Harga Beras di Pasar Induk Rau Kota Serang Naik
TitikKata.com - Menjelang Ramadan 1444 Hijriah, harga bahan pokok mulai mengalami kenaikan harga. Kenaikan harga bahan pokok ini mulai terjadi pada bahan konsumsi utama masyarakat seperti beras yang mengalami kenaikan pada semua jenis beras yang dijual di pasar-pasar dan warung kelontong.
Seperti terpantau di pasar Induk Rau, Kota Serang, di pasar itu, kenaikan harga beras mengalami kenaikan harga berkisar antara dua sampai tiga ribu rupiah perliternya.
"Naiknya macam-macam. Ada yang Rp10 ribu ada juga yang Rp20 ribu. Harga sekarang beras ada yang sembilan ribu, ada yang delapan ribu. Perliter naiknya dua ribu sampai tiga ribu," kata Syarif (31), Selasa (7/2/2023).
Dengan kenaikan yang terjadi itu, Syarif mengaku terpaksa menjual beras mengikuti harga pasaran saat ini. Apalagi, kenaikan harga beras sudah terjadi dari kalangan penggiling.
"Pada minta naik semua (penggilingan), jadinya daripada nggak ada barang mending kita beli," ucapnya.
Dia mengungkap saat ini harga beras dikalangan penggiling berkisar antara Rp290 ribu sampai Rp300 ribu per karung.
"Harga beras sekarung untuk beras biasa 290 ribu, beras yang kualitasnya lumayan sampe 300 ribu perkarung. Harga normal dulu sekarung cuman 230 ribu dan 240 ribu," tutur Syarif.
Akibatnya, Syarif mengaku banyak pelanggan yang datang membeli ke tokonya mengeluhkan kenaikan harga yang naik setiap hari.
"Pembeli juga banyak yang protes, ko setiap hari harganya naik, semua hampir pada ngeluh," ujarnya.
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS