Loading...

Jimly Asshiddiqie: Mafia Hukum Menggurita, Saatnya Reformasi Total Peradilan

Jimly Asshiddiqie: Mafia Hukum Menggurita, Saatnya Reformasi Total Peradilan
Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Indonesia, Prof. Jimly Asshiddiqie. (Foto: Tribunnews.com)
Reporter: 01Tkt | Editor: ridwanshaleh

Titikkata.com — Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Indonesia, Prof. Jimly Asshiddiqie, menyuarakan keprihatinan atas kondisi dunia peradilan di Indonesia yang dinilainya terus kehilangan kepercayaan publik dalam satu dekade terakhir. Melalui akun media sosialnya, Jimly menilai praktik mafia hukum semakin meluas dan dibiarkan tanpa solusi nyata.

“Dunia peradilan kita 10 tahun terakhir terus kehilangan kepercayaan. Praktik mafia makin meluas dari polisi, jaksa, KPK, advokat, hingga hakim. Terus dibiarkan tanpa solusi,” tulis Jimly dalam unggahannya di akun X (Twitter) @JimlyAs, Senin (22/7).

Jimly menekankan bahwa saat ini bukan hanya kesejahteraan aparat hukum yang perlu diperhatikan, melainkan reformasi menyeluruh terhadap sistem peradilan Indonesia.

“Maka, sudah saatnya cabang kekuasaan kehakiman direformasi total. Bukan hanya soal gaji, tapi sistemnya secara keseluruhan,” lanjutnya.

Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya sorotan publik terhadap integritas lembaga-lembaga penegak hukum di Indonesia. Sejumlah kasus hukum belakangan bahkan menyeret aparat dari lembaga yang seharusnya menjadi garda terdepan pemberantasan korupsi dan penegakan keadilan.

Jimly pun mengingatkan bahwa tanpa reformasi total, sistem hukum Indonesia berisiko semakin kehilangan legitimasi di mata rakyat. (01tkt)

Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait