Loading...

Kampanye AMIN di JIS Tinggalkan Sampah Busuk, Warga Terganggu

Kampanye AMIN di JIS Tinggalkan Sampah Busuk, Warga Terganggu
Tumpukan sampah di JIS pasca Kampanye Anies-Muhaimin. Foto: Fifiyanti
Reporter: Fifiyanti | Editor: Tama

TitikKata.com-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum membersihkan tumpukan sampah dari sisa kegiatan kampanye akbar Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar di Jakarta Insternasional Stadion pada 10 Februari 2024 lalu.

Ditemui TitikKata, di Kampung Susun Bayam (KSB), Rabu (21/2/2024), warga Kampung Bayam yang saat ini menempati KSB, Jakarta Utara, Muhammad Furqon mengaku warga merasa terganggu dengan hal tersebut.

"Ya menurut saya bukan mengganggu lagi, yang pertama kita sebagai warga binaan yang selama ini masih di damparkan menyampaikan kepada PJ Gubernur, Sekdanya, Camat dan lurah kalau saja kami dari kemarin tidak rewel ke petugas sampah yang ada di JIS itu memang sangat mengganggu. Pertama kami sudah di damparkan, kesehatan kami juga tidak dijaga gitu, apalagi kemarin-kemarin kan musim penghujan ketika meluap itu baunya minta ampun. Ini sangat mengganggu apalagi untuk kesehatan kami dan anak-anak kami, dan anak-anak kami," katanya.

Furqon kemudian menjelaskan alasan petugas tidak membersihkannya, dimana belum ada perintah dari pihak JIS maupun PJ Gubernur DKI.

"Ke mandor bagian pembersih sampah, mereka malah menjawab belum ada perintah untuk membuang. Apa karena bantar gebang udah kepenuhan apa gimana kita gak tau lah, gak paham. Ya menurut kami dari sistem JakPro mengkriminalisasi jelas itu satu untuk kami supaya gak betah, supaya meninggalkan secara sendirinya. Kalau kami meninggalkan secara sendiri ini sungguh benar zolim," katanya.

Sementara, ditemui TitikKata di Kantor Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (21/2/2024), Pejabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono tidak menjelaskan alasan sampah tersebut belum dibersihkan. Heru hanya mengatakan akan membersihkannya.

"Yaa nanti diberesin," katanya.

Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait