Loading...

KBM SMPN 3 Sepatan Timur Sudah 12 Tahun Menumpang di SD Kampung Kelor, Bangun Sekolah Baru Malah Terindikasi Penyimpangan

KBM SMPN 3 Sepatan Timur Sudah 12 Tahun Menumpang di SD Kampung Kelor, Bangun Sekolah Baru Malah Terindikasi Penyimpangan
Kegiatan Belajar Mengajar Siswi SMPN 3 Sepatan Timur di SD Kampung Kelor 1. Foto: Mimi
Reporter: Mimi | Editor: Tama

TitikKata.com-Kurang lebih selama 12 tahun siswa-siswi SMP Negeri 3 Sepatan Timur Kabupaten Tangerang, terpaksa harus menumpang untuk menggelar kegiatan belajar mengajarnya di SD Kampung Kelor 1, Kabupaten Tangerang, Banten. 

Kondisi itu menyebabkan para murid SMP Negeri 3 Sepatan Timur harus bergantian melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan murid SD tersebut, akibat tidak adanya gedung milik sendiri.

Kepala SMP Negeri 3 Sepatan Timur, Nasrudin mengatakan, pihaknya menerapkan sistem sekolah dua shift karena minimnya fasilitas ditengah jumlah siswa yang kini mencapai 635 orang.

“Terhitung dari sejarahnya sih dari tahun 2012, di depan itu ada batu tulisan program satu atap, nah tahun 2012 menumpang sampai sekarang. Kita menumpang di SD Kampung Kelor 1, mungkin yang saya tumpangin juga udah bosen kali. Karena  secara tidak langsung dia kan terganggu juga,” ujarnya ditemui TitikKata di ruang kerjanya, pada Senin (31/7/2023) 

Lebih lanjut, Nasrudin sedang menunggu gedung sekolah baru yang dibangun oleh Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tangerang yang sudah dimulai sejak tahun 2022.

Dirinya dan para pelajar mengaku sangat antusias dan berharap dapat belajar dan mengajar dalam kondisi bangunan yang lebih layak. 

“Antusiasnya sangat tinggi, saya baru dapat kabar mau dibangun saja teriak semua temen-temen saya, guru-guru saya. Insyallah mudah-mudahan 2024 kita bisa pindah, menurut pemborong dapat tender 4 bulan terhitung Juli dengan 10 lokal, tapi kan tidak mungkin paling tidak 6 bulan, jadi Januari perkirakan semoga bisa pindah,” ujarnya.

Sementara itu, siswi SMP Negeri 3 Sepatan Kelas IX, Syarifah mengaku senang mendengar akan dibangun gedung baru.

“Aku senang ya kalau bener dipindahin kesana, karena disini kita numpang, sekolahnya juga ngga layak, ya karena banyak atap yang bolong, kalau hujan sering bocor, lantai juga banyak retak dan bolong. Sebenarnya agak risih, karena suasananya ngga enak tapi ya kita jalanin saja karena sekolah yang terdekat cuma disini menurut aku dari rumah yang engga terlalu jauh,” ujar salah seorang siswa kelas IX, Senin (31/7/2023). 

Disisi lain, pembangunan unit sekolah baru SMP Negeri 3 Sepatan Timur ini menjadi salah satu temuan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Tangerang Tahun 2022 nomor 24.A/LHP/XVIII.SRG/05/2023. Menurut LHP BPK, terdapat ketidaksesuaian spesifikasi dan kekurangan volume. 

Berdasarkan pantauan di lokasi, pembangunan gedung sekolah baru kembali dilanjutkan dengan anggaran senilai Rp4,8 Miliar melalui Anggaran Pendapat Belanja Daerah (APBD) tahun 2023. 

Meski begitu, TitikKata masih mencari informasi lebih lanjut. Hingga informasi disampaikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tangerang tampak belum menanggapi perihal terkait.

Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait