Loading...

Kerja Sama Pengelolaan Sampah Kota Tangsel-Serang Segera Berakhir

Kerja Sama Pengelolaan Sampah Kota Tangsel-Serang Segera Berakhir
Kepala Bidang Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang, Rafiudin. Foto: Azzam
Reporter: Azzam | Editor: Tama

TitikKata.com- Kerja sama pengelolaan sampah antara Kota Tangerang Selatan dan Serang, dengan membuang sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cilowong, akan berakhir pada akhir tahun 2023 ini. Diharapkan, kerjasama yang saat ini terhenti itu bisa kembali dilanjutkan.

Kepala Bidang sampah, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, Rafiudin, menegaskan perjanjian kerja sama antar daerah dalam pengelolaan sampah di TPA Cilowong, 

"Akhir tahun sekarang ini, 2023," ucapnya saat diwawancarai TitikKata, Selasa (4/4/2023).

Ia mengaku, bentuk kerja sama pengelolaan sampah selain dalam bentuk retribusi, Pemkot Serang, juga menerima Bantuan Keuangan (Bankeu) dari Pemkot Tangsel. 

"Kalau kita tentang masalah uang retribusi itu kan pertonase itu 175 (juta), itu diluar dari bantuan Bankeu (Pemkot) Tangsel," jelas Rafiudin.

Dia menyebutkan kerja sama pengelolaan sampah antar daerah itu, Kota Tangsel, berhak mendapatkan jatah 400 ton sehari untuk membuang sampah ke TPU Cilowong milik Pemkot Serang.

"400 ton satu malam, kali satu bulan kali satu tahun. Dengan jumlah sekian, itu yang dibayar tentang masalah retribusinya. Biasanya total Rp18,5 miliar diluar uang Bankeu," ujarnya.

Sedangkan untuk Kota Serang rata-rata pengeluaran sampah ke TPS Cilowong 370 ton sehari.

"Semenjak di bulan puasa ini naik tidak signifikan 5 sampai 10 persen menjadi 380 ton sehari," katanya.

Disinggung masalah pembahasan alternatif penampungan sampah di TPU Cilowong, Rafiudin mengkalim saat ini Pemkot Serang sedang berhenti sementara. Namun, kerjasama dengan Pemkot Tangsel, bakal berlanjut.

"Dengan penerimaan sampah dari Tangsel itu stop dulu, kemungkinan dilanjut. Soalnya kontraknya tiga tahun," tuturnya.

Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait