Loading...

KPK Puji Tangsel Raih Skor Tertinggi Pencegahan Korupsi, Benyamin: Integritas Harus Jadi Budaya

KPK Puji Tangsel Raih Skor Tertinggi Pencegahan Korupsi, Benyamin: Integritas Harus Jadi Budaya
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie bersama Direktur Wilayah III Kedeputian Koordinasi dan Supervisi KPK, Brigjen Pol Bahtiar Ujang Purnamasaat saat hadiri Rapat Koordinasi Tata Kelola Pemerintah Daerah Kota Tangsel di Puspemkot Tangsel, Selasa (14/10/2025). (Foto: Dok. Kominfo & Humas Pemkot Tangsel)
Reporter: Rilis/Adv | Editor: ridwanshaleh

Titikkata.com - Upaya Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan mendapat apresiasi langsung dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kota Tangsel dinilai berhasil meraih skor tertinggi dalam Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IKPD) dan Monitoring Center for Prevention (MCP), yang menjadi indikator utama penilaian pencegahan korupsi di tingkat daerah.

Apresiasi tersebut disampaikan oleh Direktur Wilayah III Kedeputian Koordinasi dan Supervisi KPK, Brigjen Pol Bahtiar Ujang Purnama, dalam Rapat Koordinasi Tata Kelola Pemerintah Daerah Kota Tangsel di Puspemkot Tangsel, Selasa (14/10/2025).

“Kalau tidak salah, di Tangsel ini kemarin skornya paling tinggi. Makanya saya berikan apresiasi kepada Pak Wali Kota Benyamin yang tidak hentinya mengerjakan kebajikan untuk Kota Tangerang Selatan,” ujar Bahtiar.

Bahtiar berharap Pemkot Tangsel terus memperkuat praktik tata kelola pemerintahan yang berintegritas, tidak sekadar mengejar skor, tetapi menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Jangan hanya mengejar kuantitas nilai, tapi betul-betul memastikan kebermanfaatannya dirasakan publik,” tambahnya.

Pengawasan Melekat di Tiap Perangkat Daerah

Menanggapi hal itu, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menegaskan bahwa pencegahan korupsi harus dimulai dari sistem pengawasan yang melekat di setiap perangkat daerah.

“Pengawasan bukan hal yang terpisah dari pemeriksaan. Itu harus melekat di setiap perangkat daerah sejak awal,” ujar Benyamin.

Benyamin menjelaskan, Pemkot Tangsel terus memperkuat delapan area utama pencegahan korupsi, mulai dari perencanaan dan penganggaran, pengadaan barang dan jasa, hingga pengawasan manajemen pemerintahan.

Selain itu, peran Inspektorat Daerah akan ditingkatkan agar lebih proaktif dalam melakukan pengawasan sejak tahap perencanaan hingga evaluasi program.

“Saya berharap peran itu bisa ditingkatkan dan ada pemahaman yang lebih baik dalam meningkatkan pencegahan korupsi,” imbuhnya.

Tidak Sekadar Angka, tapi Dampak Nyata

Benyamin menambahkan, capaian skor MCP dan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) memang penting, namun yang lebih utama adalah peningkatan integritas dan budaya kerja bersih di lingkungan birokrasi Tangsel.

“Ini bukan sekadar soal nilai, tapi bagaimana sistem yang dibangun bisa benar-benar memperkuat pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Dengan capaian positif tersebut, Pemkot Tangsel menegaskan komitmennya untuk menjadi salah satu daerah dengan tata kelola pemerintahan terbaik dan berintegritas tinggi di Indonesia. (Advetorial)

 #TangselBersih #GoodGovernance #CegahKorupsi #BenyaminDavnie #KPKApresiasiTangsel #TransparansiPublik


Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait