Langkah BPBD Banten Hadapi Dampak El Nino
TitikKata.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten tengah menyiapkan rencana aksi pemetaan daerah-daerah berpotensi terdampak fenomena El Nino dalam rangka mencegah terjadinya kekeringan di seluruh wilayah di Banten.
Kepala Pelaksana BPBD Banten, Nana Suryana saat dijumpai TitikKata Jumat (19/5/2023) di KP3B, Curug, Kota Serang, mengatakan pihaknya akan mengumpulkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait mulai Dinas PUPR, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian untuk membahas rencana aksi penanganan dampak El Nino.
“Kita nanti himpun dari rencana aksi masing-masing itu, dan tentu ini harus berprogres sehingga paling tidak, pada saat terjadi puncak sebagaimana prediksi kita sudah siap untuk menanggulanginya,” ujar Nana.
BPBD memperkirakan puncak El Nino akan terjadi pada bulan Agustus mendatang dan akan diantisipasi potensi kekeringan akibat E Nino melalui pompa air yang dapat dialirkan ke lahan petani.
“Hampir di semua kabupaten/kota ini ada potensi kekeringan, tapi sesuai prediksi yang kemarin kita terima dari BMKG kekeringan di Banten ini masih tingkatnya rendah. Mudah-mudahan sampai Agustus nanti tidak tingkat tinggi,” katanya.
Diberitakan TitikKata, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Banten, Juhaeni M. Rois, menyerukan Pemprov Banten untuk melakukan serangkaian langkah-langkah antisipasi dampak El Nino di Provinsi Banten.
Simak Video: PAD Kabupaten Lebak Dari Sektor Parkir, Sudahkah Optimal?
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS
