Langkah Ini Dinilai Ampuh Turunkan Angka Kemiskinan Ekstrem di Banten
TitikKata.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten mencatat, jumlah penduduk miskin di Kota Tangerang, mengalami penurunan dari 1,61 persen di tahun 2021 menjadi 0,75 persen atau menurun sebesar 0,86 persen di tahun 2022.
Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Banten, Indra Warman, menerangkan sejumlah program yang dampaknya langsung terasa di masyarakat menjadi kunci penurunan angka kemiskinan di kota Tangerang, Banten.
"Semua daerah punya program, di Tangerang peningkatan pendapatan menciptakan lapangan pekerjaan, ada job fair, bursa kerja lalu ada pelatihan-pelatihan pengemasan dan pemasaran UMKM, pembinaan kampung berkualitas dan juga program Tangerang emas," ujar Indra kepada awak media di kantor BPS Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Senin (20/2/2023).
Selain itu, penurunan angka kemiskinan ekstrem melalui program bedah rumah yang digagas pemerintah kota juga menjadi salah satu variable dalam survei BPS, terkait kondisi rumah masyarakat dalam penggambaran tingkat kemiskinan.
"Jadi kalau rumahnya bilik, lantainya tanah, kalau melakukan rehab rumah, secara survei kualitas rumah nanti agak terangkat, dari level kemiskinannya," ujarnya.
Lebih lanjut Indra menilai program pembangunan air bersih dan gerakan sampah sedekah berdampak mengurangi kemiskinan.
"Kemudian terjadi sinergitas yang baik antara pemerintah pusat, provinsi dan kota tangerang," pungkasnya.
Berikut kemiskinan ekstrem di Banten tahun 2022.
Kabupaten Pandeglang: 1,82 persen
Kabupaten Lebak: 2,17 persen
Kabuaten Tangerang 1,52 persen
Kabupaten Serang: 0,75 persen
Kota Tangerang: 0,75 persen
Kota Cilegon: 0,45 persen
Kota Serang: 1,01 persen
Kota Tangerang Selatan: 0,44 persen.
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS