Loading...

Lapak Limbah Karet Terbakar, Padam Setelah 5 Jam

Lapak Limbah Karet Terbakar, Padam Setelah 5 Jam
Pemadaman Lapak Limbah Karet Fanbelt Tangerang @ Istimewa
Reporter: Cnc | Editor: Tama

TitikKata.com - Dua unit mobil dan belasan personel pemadam kebakaran (Damkar) dari Pos Pasar Kemis dan Mauk, Kabupaten Tangerang, diterjunkak untuk memadamkan api yang membakar lapak limbah (karet) fanbelt di Kampung Daon Talang, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Senin (23/1/2023) pagi tadi. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat, mengaku tim lapangan yang berada di lokasi lapak masih berupaya mendinginkan lokasi. Setelah lima jam sebelumnya api berhasil dipadamkan oleh dua regu Damkar dari Pos Pasar Kemis dan Mauk.

“Sejak penanganan oleh pos Damkar Mauk dan Pasar Kemis mulai pukul 04.30 WIB api berhasil kami padamkan pada pukul 09.28 WIB. Karena di lokasi angin cukup kencang dan material karena yang cepat merambat dan membuat api mudah membesar,” terang Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat, Senin (23/1/2023). 

Dia menerangkan meskipun api telah berhasil dipadamkan, saat ini petugas masih berupaya melakukan pendinginan dan memastikan titik api, benar-benar padam. 

“Untuk kerugian dari kebakaran lapak limbah ini mencapai Rp50 juta,” terang Ujat. 

Dia menerangkan bahwa kebakaran lapak limbah fanbelt itu, diduga berawal dari adanya aktivitas pembakaran sampah yang tidak terkendali. Karena situasi di lokasi angin berhembus cukup kencang, lapak limbah karet pun ikut terbakar.

“Api berasal dari pembakaran sampah yang tidak dikontrol, karena angin cukup kencang api menjalar dan merambat,” terang dia.

Dalam proses penanganan api yang membakar lapak limbah Karet itu, petugas menanganinya dengan menyemprotkan air unit yang dicampur dengan tipol.

Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait