Loading...

Menyikapi Dugaan Kecurangan Pilkades di Kabupaten Tangerang, Warga Diminta Jaga Kondusifitas

Menyikapi Dugaan Kecurangan Pilkades di Kabupaten Tangerang, Warga Diminta Jaga Kondusifitas
Rapat dengar pendapat DPRD Kabupaten Tangerang. Foto: Mimi
Reporter: Mimi | Editor: Tama

TitikKata.com-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang, Muhammad Amud mengimbau masyarakat Desa Kemiri tetap kondusif pasca persoalan gagalnya pelantikan calon Kepala Desa (Kades) Kemiri. 

Hal itu disampaikan Amud usai menggelar rapat dengar pendapat di gedung DPRD Kabupaten Tangerang, di Jalan Somawinata, Kecamatan Tigaraksa, Rabu (11/10/2023). 

"Pilkades tingkat Kabupaten bisa memutuskan secepatnya, mendorong membuat keputusan seperti apa monggo silahkan itu ranahnya panitia tingkat Kabupaten Tangerang. Supaya tidak terlalu lama di Kemiri ini dijabat oleh penjabat (PJ)," katanya kepada TitikKata.

"Mulanya pasangan 01 yang melaporkan ke Panwas bahwa ada temuan-temuan, selisih surat suara yang tidak terpakai, dan juga adanya dugaan dari tim 01 bahwa panitia memanipulasi data pemilih. Tapi semua itu sudah dibantah semua, oleh panitia dan juga oleh panwas. Manipulasi itu tidak ada dan sifatnya hanya dugaan," sambungnya.

Lebih lanjut, Amud meminta warga dapat bersabar menunggu proses penyelesaian oleh unsur eksekutif dan menjaga kondisi wilayah tetap kondusif.

"Yang paling penting kami mengimbau masyarakat di Desa Kemiri, tetap menahan diri, tetap kondusif, biarkan ini berproses di pemerintah daerah," tutupnya.

Untuk diketahui, pada perhelatan Pilkades serentak 24 Oktober lalu, paslon nomor urut 2 Suhud memperoleh kemenangan dengan jumlah suara sebanyak 3.850 dan mengalahkan paslon nomor 1 yakni Jamaludin dengan suara 3.270.

Namun, kades terpilih itu gagal dilantik oleh Pj Bupati Tangerang Andy Ony, bersama 17 kepala desa lainnya pada (7/9/2023) lalu lantaran diduga melakukan kecurangan.

Untuk itu, sejumlah orang mendatangi gedung DPRD untuk melaporkan prihal terkait dan meminta dimediasi agar tidak terjadi kerusuhan di wilayah tersebut. (Mimi)

Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait