Loading...

Pemkot Tangerang Diminta Segera Dirikan Tempat Relokasi Sementara Pedagang Pasar Anyar

Pemkot Tangerang Diminta Segera Dirikan Tempat Relokasi Sementara Pedagang Pasar Anyar
Unjuk rasa pedagang pasar Anyar, Kota Tangerang. Foto; Redaksi
Reporter: Redaksi | Editor: Tama

TitikKata.com-Puluhan pedagang pasar Anyar Kota Tangerang menuntut Pemerintah Kota Tangerang, segera membangun tempat relokasi sementara di pasar Mambo, sebagai tempat penampungan pedagang pasar Anyar selama proses revitalisasi.

Tuntutan para pedagang yang tergabung dalam paguyuban pedagang pasar Anyar disampaikan melalui aksi unjuk rasa di depan posko keamanan Pasar Anyar. Mereka juga meminta pembongkaran pagar yang dilakukan Perumda Pasar Kota Tangerang,  yang dipasang Selasa (6/2/2024) kemarin.

Pasalnya pemasangan pagar pada akses keluar-masuk pasar membuat ratusan pedagang dan pembeli kesulitan mengakses pasar, sehingga menyurutkan pendapatan ratusan pedagang yang telah menempati area pasar sejak puluhan tahun lalu. 

“Ini bentuk intimidasi Perumda Pasar Kota Tangerang, kepada para pedagang sehingga menyulitkan kami dalam mencari rejeki,” ujar Wakil Ketua Paguyuban pedagang pasar Anyar, Tatang Sago, di depan pasar Anyar, Kamis (8/2/2024). 

Menurut Tatang, seluruh pedagang pasar Anyar berjumlah 563 pedagang itu tidak pernah menolak rencana revitalisasi pasar yang akan dilakukan pemerintah dan Perumda Pasar. Pihaknya meyakini rencana pemerintah tersebut juga demi kebaikan para pedagang. 

“Kami hanya minta disiapkan terlebih dahulu tempat relokasi sementara yang dijanjikan di pasar Mambo dan pasar Anyar Selatan, untuk dibangun sebelum dilakukan revitalisasi pasar Anyar,” tegas Tatang. 

Dijelaskan Tatang, sampai saat ini sejak rencana relokasi pedagang disosialisasikan di September 2023 tidak ada upaya konkret Perumda Pasar menyiapkan tempat relokasi sementara. 

“Lalu bagaimana kita mau berjualan kalau tempat relokasinya belum dibangun. Sementara pasar yang akan direvitalisasi sudah dipagari sehingga pembeli kesulitan masuk ke pasar. Itu yang membuat pedagang marah. Kalau mau direvitalisasi tempat relokasi kan harus dibangun. Kecuali kalau pemerintah tidak siap. Jangan sampai nanti pedagang tersinggung yang akhirnya pedagang akan menolak revitalisasi karena ketidaksiapan pemerintah,” ujar Tatang. 

Ida, pedagang pasar Anyar mengaku sangat resah dengan pemagaran yang dilakukan Perumda Pasar Kota Tangerang, di area pasar Anyar sehingga menyulitkan para pedagang dan pembeli masuk ke dalam pasar. 

“Sekarang mencari uang Rp50 ribu saja kami kesulitan. Bagaimana anak-anak saya di rumah butuh makan, sekolah engga punya penghasilan. Kalau tempat relokasi sudah disiapkan pun kami lebih memilih segera pindah agar ini bisa segera dikerjakan,” ucap Ida. 

Menurut Ida, sebelumnya perwakilan paguyuban pedagang bersama Pj Wali Kota dan Perumda Pasar Kota Tangerang telah menyepakati untuk tidak melakukan pemagaran sampai tempat relokasi sementara siap dihuni pedagang. 

“Komunikasi sebelumnya sudah sepakat antara pedagang dan Perumda pasar tidak ada pemagaran lagi. Tapi kemarin kontraktor memagar di sisi Timur, tadinya selatan juga mau di pagar, kemarin dipagar juga didepan. Jadi kita minta itu dibongkar dan tidak dilanjutkan sebelum tempat relokasi dibangun,” tegas Ida. 

Setelah melakukan unjuk rasa di depan pasar Anyar, para pedagang melanjutkan aksinya dengan mendatangi kantor Perumda Pasar Kota Tangerang di Jalan Nyi Mas Melati. 

Kantor yang ditutup karena libur Isra Miraj itu akhirnya ditemui Kepala Kesabang Pol Kota Tangerang Teguh Supriyanto dan Camat Tangerang. 

Kepala Kesabangpol Kota Tangerang, Teguh Supriyanto, yang bersedia menemui pedagang di kantor Perumda Pasar Kota Tangerang, didamping camat Kota Tangerang, Yudi Pradana, menegaskan akan menuruti permintaan para pedagang sebagaimana kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya. Dia memastikan akan membongkar pagar yang telah terpasang di sisi depan (muka) pasar Anyar Tangerang. 

“Kami juga memikirkan sebagaimana yang disampaikan para pedagang. Tadi disepakati bersama untuk pemagaran diberhentikan sambil menunggu selesainya tempat relokasi siap ditempati. Pagar bagian akses lalu lalang sementara pedagang itu akan dicopot itu bagian depan. Timur sama utara tetap,” ungkap Teguh. 

Dari pantauan di lokasi Pasar Anyar, area sisi Utara dan Timur Pasar Anyar telah dipagari dengan tiang besi dan zink. Sementara pada akses utama (muka) pasar terlihat sejumlah besi pagar yang menutupi akses keluar-masuk pedagang.

Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait