Loading...

Pemkot Tangsel Serius Tangani Sampah dari Hulu ke Hilir, Targetkan MRF TPA Cipeucang Rampung 2025!

Pemkot Tangsel Serius Tangani Sampah dari Hulu ke Hilir, Targetkan MRF TPA Cipeucang Rampung 2025!
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) makin serius dalam mengatasi persoalan sampah yang kian kompleks. Foto: Titikkata
Reporter: Redaksi | Editor: Lani

Titikkata.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) makin serius dalam mengatasi persoalan sampah yang kian kompleks. Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), strategi penanganan sampah diterapkan secara menyeluruh — mulai dari hulu, tengah, hingga hilir.

Plt Kepala DLH Kota Tangsel, Bani Khosyatullah, menjelaskan bahwa peran Bank Sampah dan Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R) menjadi ujung tombak dalam pengelolaan sampah dari hulu.

“Kami terus memperkuat peran Bank Sampah dan TPS3R. Edukasi kepada masyarakat tentang pemilahan sampah dari rumah juga intens kami lakukan,” ujar Bani.

Tidak hanya berhenti di hulu, Pemkot Tangsel juga tengah mempersiapkan langkah besar untuk menangani sampah dari sisi hilir.

Salah satunya adalah pembangunan Material Recovery Facility (MRF) — sebuah fasilitas modern yang dirancang untuk memilah sampah secara otomatis.

“MRF ini akan dibangun di dekat landfill 4 di TPA Cipeucang. Mesin ini mampu memproses hingga 500 ton sampah per hari, dan ditargetkan selesai akhir 2025,” ungkap Bani.

Langkah ini mendapat dukungan penuh dari jajaran legislatif.

Sekretaris Daerah Kota Tangsel, Bambang Noertjahjo, menegaskan bahwa sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci keberhasilan pengelolaan sampah secara menyeluruh.

“Kami sepakat menangani persoalan sampah dari segala lini, mulai dari hulu, tengah, hingga hilir. DPRD pun memberikan dukungan penuh untuk program ini,” jelas Bambang.

Lebih lanjut, Bambang menyebut bahwa peran masyarakat menjadi krusial dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

“Masyarakat adalah produsen sampah sekaligus bagian dari solusinya. Maka dari itu, kami aktifkan kembali peran TPS3R dan Bank Sampah yang sudah terbentuk,” imbuhnya.

Sebagai penutup, ia menegaskan bahwa pembangunan MRF akan dibiayai melalui APBD Perubahan 2025, dan menjadi salah satu rekomendasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

“MRF akan menjadi pusat pemilahan sementara, dan bagian dari sistem pengelolaan modern yang mencakup proses control landfill yang lebih baik,” tutup Bambang.

Dengan kolaborasi semua pihak dan pembangunan fasilitas yang memadai, Pemkot Tangsel optimis dapat mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. (Advertorial)

Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait