Pindah ke Tempat Relokasi, Pedagang Pasar Anyar Takut Ditinggal Pembeli
TitikKata.com-Revitalisasi Pasar Anyar terus dipercepat, untuk itu Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memberikan tenggat waktu bagi bagi pedagang untuk mengosongkan lapaknya.
Hal itu dikatakan, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkot Tangerang, Mualim saat ditemui TitikKata di Puspemkot Tangerang, Selasa (19/9/2023).
“Revitalisasi ini bertujuan mengubah konsep pasar tradisional menjadi pasar modern, targetkan mulai tanggal 20 sudah ada pengosongan berkaitan dengan waktunya antara bulan september dan oktober kami berharap pasar anyar sudah siap dibangun,” jelasnya kepada TitikKata (19/92023).
Lanjut Mualim, selama proses revitalisasi Pemkot Tangerang sudah menyiapkan titik-titik lokasi yang bisa digunakan pedagang untuk tetap berjualan.
“Untuk memfasilitasi pedagang Pasar Anyar selama proses revitalisasi, Pemkot Tangerang telah menyiapkan lima lokasi sementara, termasuk di Plaza Shinta, Mall Metropolis Town Square, Pasar Laris, Pasar Jatake, Pasar Modern di Banjar Wijaya,” tambahnya.
Sementara itu, pedagang Pasar Anyar, Safrudin tak mempermasalahkan adanya revitalisasi. Hanya saja, sebagai pedagang, ia khawatir sepi pembeli.
“Kami meminta relokasi di satu lokasi dan penampungannya masih didaerah sekitar sini. Kalau kita dipindah dengan beberapa tempat, khawatir sepi pengunjung,” kata Safrudin, seorang pedagang.
Para pedagang juga kecewa, dengan sikap arogan PD Pasar Anyar Kota Tangerang yang tidak membuka ruang musyawarah terlebih dahulu.
Diketahui, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Pemerintah Kota Tangerang mengalokasikan anggaran sebesar Rp150 miliar untuk merevitalisasi Pasar Anyar di Kota Tangerang dan ditargetkan rampung pada 2024.
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS