Loading...

Refleksi Malam Nuzulul Quran, Ketua GP Ansor Banten Sampaikan 3 Poin Berikut

Refleksi Malam Nuzulul Quran, Ketua GP Ansor Banten Sampaikan 3 Poin Berikut
Ketua PW Gp Ansor Banten, Ahmad Nuril, Foto:M.Jen
Reporter: M.Jen | Editor: Tama

TitikKata.com-Pengurus wilayah GP Ansor Provinsi Banten, menggelar buka puasa bersama sekaligus memperingati Malam Nuzulul Quran di sekertariat PW GP Ansor Banten, Kota Serang, Kamis 13 April 2023 malam. 

Peringatan malam nuzulul quran di sekretariat GP Ansor Banten, berlangsung khidmat dengan diawali kegiatan tadarus dan khatmil Qur'an, santunan anak yatim hingga pembagian sarung dan peci Nahdlatul Ulama (NU).

"Kader-kader Ansor harus merefleksikan nilai-nilai Quran pada kehidupan sosial, keagamaan dan kenegaraan. Saya kira itu yang harus kita runingkan di tengah-tengah umat di Banten. Kita tidak banyak dalil, tapi dengan menggunakan pendekatan khairunnas anfauhum linas dimanapun, profesi apapun dia di tengah bulan ramadan ini harus kita tingkatkan kesalehan sosialnya," ujar Ketua PW GP Ansor Banten, Ahmad Nuri, Kamis (13/4).

Selain itu, Nuril juga menekankan kepada Ansor Banten, untuk lebih peka dan peduli terhadap lingkungan sosialnya dengan semangat berbagi dan saling mmebantu. 

"Harus menyelesaikan dimensi sosial minimal diseklilingnya, radius beberapa rumah yang ada di sekitar dia bermukim, dia harus memberikan manfaat apalagi pada konteks negara," sambung Nuri.

Menghadapi Pemilu 2024, dengan mengusung politik kebangsaan, para kader GP Ansor Banten, diminta untuk tidak berpolitik praktis dan dukung-mendukung calon dan lebih mengedepankan politik kebangsaan.

Ditegaskan Nuril, Politik kebangsaan adalah politik yang dikembangkan dengan nilai sejarah bahwa NKRI ini dibangun oleh para Muasis NU dan komponen lain yang harus dijaga. 

"Siapa saja yang masih komitmen terhadap  4 pilar kebangsaan, pancasila, UUD, negara kesatuan republik Indonesia, Bhineka Tunggal Ika, maka kita harus menjadi bagian untuk mensukseskan itu semua," tuturnya.

Adapun soal kader Ansor yang mencalonkan di Pemilu 2024, Nuri mengakui, pihaknya telah merumuskan melalui politik solidaritas, tidak didengungkan sebagai politik afirmasi.

"Bagi kader-kader Ansor yang akan nyalon silahkan, yang kita bangun politik solidaritas kita dorong. Jangan sampai politik solidaritas kita tereduksi oleh kepentigan personal dan tidak punya makna," pungkasnya.

Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait