Loading...

Terdampak El Nino, BPBD Meminta Masyarakat Cilegon Menghemat Air

Terdampak El Nino, BPBD Meminta Masyarakat Cilegon Menghemat Air
BPBD Cilegon Mensosialisasikan dampak El Nino. Foto: Azzam
Reporter: Azzam | Editor: Tama

TitikKata.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon mengantisipasi musim kemarau atau dampak El Nino yang sedang berlangsung sejak Juni hingga Agustus 2023.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon, Bustanil Arifin menghimbau agar masyarakat untuk menghemat air.

"Himbauan kepada masyarakat, khususnya yang kekurangan air agar melakukan penghematan air, kemudian tetap menjaga kesehatan," katanya usai menggelar rapat kodinasi di aula Gedung BPBD Kota Cilegon, Damkar, Kecamatan Cilegon. Senin, (4/9/2023).

Bustanil mengungkapkan, ada tiga wilayah di Cilegon yang rawan akan dampak El Nino.

"Di Cilegon ini memang masih terjadi sejak dulu di tiga wilayah itu, Grogol, Pulomerak, dan Purwakarta," ucapnya.

Untuk dampak-dampaknya, Bustanil menyampaikan, El Nino dapat menyebabkan krisis air, kebakaran, dan gagal panen.

"Selain krisis air yang harus kita waspadai adalah kebakaran lahan, kemudian juga di kebakaran permukinan, juga terjadinya gagal panen," ujarnya.

Ditanya langkah dan upaya BPBD Kota Cilegon dalam menghadapi dampak El Nino, Bustanil mengaku hanya memberikan bantuan air dan makanan. 

"Tetap kita melakukan antisipasi, terutama di daerah yang betul-betul mengalami kekeringan. Bantuan pengiriman bahan makanan, sudah berjalan," paparnya.

"Kita kan terus berjalan yah, upaya-upaya melalui PDAM kan dibangun distribusi air. Selain itu yang sulit dijangkau oleh jaringan air bersih itu kita melakukan pengiriman air melalui mobil tangki," pungkas Bustanil.

Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait