Loading...

TPS Ilegal Kembali Menggunung, Air Disekitar Tercemar?

TPS Ilegal Kembali Menggunung, Air Disekitar Tercemar?
TPS Ilegal di Kabupaten Tangerang. Foto: Mimi
Reporter: Mimi | Editor: Tama

TitikKata.com-Sejumlah warga mengeluhkan bau busuk dan perubahan warna air yang diduga akibat pencemaran dari beroperasinya Tempat Pembuangan Sampah (TPS) ilegal yang berada di Kampung Bulakan, Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, pada Kamis (12/10/2023).

"Itu mah dari warga dari mana-mana dateng buangnya disini. (lingkungan) bau, air juga bau," terang warga yang identitasnya minta dirahasiakan Kepada TitikKata, Kamis (12/10/2023). 

Dia juga mengungkapkan imbas keberadaan TPS ilegal itu, air sumur di rumahnya ikut tercemar, hal itu terlihat dari perubahan warna dan bau air. 

"Warnahnya sih putih cuma bau. Harapannya diangkut semua, beres, dan lebih bagus lagi. Kita ngeluh ya ngeluh cuma ya gimana ya adanya begitu. Disini yang saya gau udah 5 tahunan lah," ungkapnya.

"Semoga engga bau lagi, dan polusinya bersih ini tuh kasang suka bakar sampah disini, asep," singkatnya. 

Untuk diketahui, beberapa waktu lalu, tepatnya Minggu (16/7/2023) Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang mengerahkan 300 armada untuk mengangkut sampah dari TPS ilegal tersebut.

Pada saat itu, Kepala Bidang Pengelolaan, Limbah, Bahan Beracun dan Berbahaya (PSLB3) Samsul Romli, kepada TitikKata menyampaikan perihal terkait.

“Terkait hari ini seperti kita lihat ada penanganan TPS liar di desa cukanggalih. Sebenarnya TPS liar ini sudah pernah kita tangani di tahun 2017, tapi kembali lagi seperti dilihat ini kembali lagi edukasi ke masyarakat,” ujarnya.

“Diperkirakan jumlah tumpukan sampah ini Satu juta tiga ratus lima puluh ton (1,35 juta ton) ini cukup lumayan juga kita hari ini coba bersihkan. Cuman kan kalau hari biasanya penangan jalur, jadi kita cuma bisa tangani hari minggu atau hari ini. Satu juta sampah itu kan kita hitungnya per ritase ya, retribusinya kita 210 ribu. Cuma ini kan liar gitu ya, kita juga ngga tau oknumnya nih dari mana,”  tutupnya.

Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait