Warga Tak Terakses Air Bersih dan Sanitasi Buruk Sebabkan Kampung Kumuh di Cilegon
TitikKata.com-Diketahui, kawasan Tembulun dan Sukajadi di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, tercatat sebagai wilayah terkumuh di Kota Cilegon, Banten.
Berdasarkan penelusuran TitikKat dilokasi, bangunan-bangunan yang tidak beraturan tampak menjadi kendala aksesabilitas warga di dua kampung kumuh tersebut.
Tak hanya itu, ketersediaan air bersih juga menjadi salah satu masalah bagi warga sekitar. Karena sumber utama kehidupan masyarakat setempat ini sulit diperoleh warga.
"Kalau kekurangan air secara keseluruhan, kita hampir tiap tahun kekurangan air kecuali lagi musim hujan baru kita ada (ketersediaan air). Kalau sekarang-sekarang ini dari zaman dulu juga dari orang tua kita juga air ya begini, kurang terus," kata Ketua RT Tembulun, Sulhi (38) ditemui TitikKata di kediamannya, Rabu (14/6/2023).
Selain itu, kata Sulhi, sampah juga menjadi persoalan serius. Sebab, tidak adanya tempat khusus pengelolaan sampah, membuat sampah-sampah berserakan di sekitar pemukiman warga.
"Makanya warga sini untuk membuang sampah itu masih sembarangan. Di belakang rumah, di kebon-kebon, makanya sampah plastik di sini, berserakan dimana-mana ada," ungkapnya.
Disisi lain, Dedi Sukriyadi, warga setempat, mengakui bahwa warga sekitar masih melakukan buang air besar di kebun.
"Tapi orang-orang yang sudah biasa mungkin zaman dulu sudah biasa enggak ada air, mereka lebih memilih (buang air besar) di alam sih, karena enggak ada pengolahan air (limbah) gitu sih," jelasnya.
Untuk diketahui, Pemkot Cilegon saat ini tengah berupaya mengatasi kawasan pemukiman kumuh di Kelurahan Mekarsari dengan program pengentasan kawasan kumuh terpadu.
Simak Video: Sampaikan Capaian RPJMD 2019-2023, Bupati Tangerang: Saya Berhasil
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS
