Loading...

Jalankan Misi Kemanusiaan di Turki, 50 Tim Inasar Tiba di Indonesia

Jalankan Misi Kemanusiaan di Turki, 50 Tim Inasar Tiba di Indonesia
Menko PMK Muhadjir Effendy bersama Tim Inasar @ Travel
Reporter: Travel | Editor: Tama

TitikKata.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, dan tim INASAR tiba di Indonesia, usai melaksanakan operasi kemanusiaan dalam membantu korban gempa di Turki.

Pesawat Garuda Indonesia PK-GPU yang membawa Muhadjir beserta rombongan mendarat pukul 14.40 WIB. Muhadjir terlihat turun dari pesawat bersama Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Kepala Basarnas Marsekal Madya Henri Alfiandi, Duta Besar Indonesia untuk Turki Lalu Muhamad Iqbal dan 50  anggota tim INASAR RI, di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Jumat (24/2/2023).

"Kepada seluruh anggota tim yang telah memberikan pengabdian terbaiknya untuk misi kemanusiaan ini, tentu saya mengucapkan banyak-banyak terima kasih. Atas nama pemerintah saya mengatakan dengan ini misi untuk tahap keempat misi kemanusiaan untuk Turki dan Suriah bisa kita akhiri untuk kemudian akan kita lanjutkan pada tahap-tahap berikutnya," kata Muhadjir. 

Menurut Muhadjir, operasi SAR dan kemanusiaan di Turki dan Suriah merupakan operasi terbesar yang pernah dilakukan oleh pemerintah Indonesia di luar negeri (LN).

"Ini adalah operasi SAR dan humanitarian, operasi kemanusiaan terbesar yang pernah kita lakukan dengan lengkap dan sudah kita kirim empat pesawat untuk mengirim baik untuk Turki, maupun Suriah dan kita akan berlanjut untuk bantuan-bantuan berikutnya," ucapnya.

Misi kemanusiaan di Turki ini, kata Menko PMK, melibatkan lebih dari 250 personel, lima pesawat kargo kemanusiaan, sekitar 110 ton kargo, 50 kontainer suplai makanan instan, satu rumah sakit lapangan, dan dua dapur umum yang melayani 24 jam setiap hari. 

Ditempat yang sama Kepala BNPB Letjen Suharyanto, menjelaskanPemerintah Turki menghentikan proses pencarian, pertolongan dan evakuasi korban. Namun tim kesehatan dari Indonesia yang masih berada disana berjumlah 119 orang dan satu pesawat hercules AU yang masih diminta oleh Pemerintah Turki untuk tetap berada disana untuk menjalankan tugasnya.

Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait