BPBD DKI Waspadai Sejumlah Potensi Bencana Alam
TitikKata.com - BPBD DKI Jakarta, mewaspadai sejumlah potensi ancaman bencana yang diprediksi terjadi pada bulan Februari hingga Maret 2023. Selain bencana akibat cuaca ekstrim, banjir, longsor, pohon tumbang, cesar baribis. Pihaknya juga mewaspadai potensi yang berkaitan dengan penurunan muka air.
Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji dalam rapat bersama anggota komisi B DPRD DKI, menegaskan potensi ancaman bencana tersebut, mesti segera diantisipasi oleh Pemerintah propinsi DKI Jakarta dengan berbagai langkah-langkah. Misalnya berkaitan dengan banjir rob pemerintah daerah Jakarta dapat membuat turap-turap penahan air
"Jakarta lebih sering terjadi banjir, gempa bumi dan kebakaran, setiap 3 hari sekali ada aja kebakaran, " hal ini dikatakan Isnawa Adji usai rapat dengan komisi B DPRD Jakarta. Kamis (16/2/2023).
Menurutnya, Indonesia merupakan laboratorium bencana, karena selama satu tahun terjadi 3000 sampai 4000 bencana di Indonesia, seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor.
Selain antisipasi terhadap cuaca ekstrem, Isnawa menambahkan pihaknya akan memantau ketahanan bangunan gedung bertingkat maupun yang lainnya. Dirasa perlu dilakukan lantaran berkaitan dengan ancaman gempa.
Berkaca dari kejadian gempa di Cianjur, banyak bangunan yang rusak akibat gempa. Maka, pihaknya perlu melakukan pemantauan dan pengecekan kembali bangunan- bangunan gedung-gedung bertingkat maupun gedung lainnya.
Baca Berita Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS